https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Italia Tangkap Eks Intel, Diduga Jual Informasi ke Rusia

Mutiul Alim | Selasa, 07/07/2026 20:38 WIB



Kejaksaan Roma, Italia menangkap dua tersangka, salah satunya mantan anggota badan intelijen, atas dugaan membocorkan dokumen rahasia kepada agen Rusia. Polisi Italia di ibu kota Roma (Foto: AP)

Roma, Jurnas.com - Kejaksaan Roma, Italia menangkap dua tersangka, salah satunya mantan anggota badan intelijen, atas dugaan membocorkan dokumen rahasia kepada agen Rusia.

Pihak kejaksaan menyebutkan bahwa tersangka utama yang identitasnya disembunyikan merupakan eks perwira polisi militer Carabinieri berusia 59 tahun. Sebelumnya, dia diketahui pernah bertugas di lingkungan komunitas intelijen negara tersebut.

Dakwaan yang dijatuhkan terhadap para tersangka meliputi penyebaran data terlindungi, serta peretasan atau akses tanpa izin terhadap sistem teknologi informasi dan jaringan telekomunikasi.

Selain dua tersangka itu, lima orang lainnya juga tengah berstatus terperiksa sebagai bagian dari penyelidikan yang mulai digelar pada Mei 2025 lalu.

Dikutip dari Reuters pada Selasa (7/7), tersangka utama diduga menerima bayaran finansial setelah menyerahkan data kepada intelijen Rusia. Informasi rahasia itu ia dapatkan dari jaringannya, yang melibatkan empat tentara aktif Italia.

Di sisi lain, agen operasi Rusia yang diduga terlibat dalam pusaran kasus ini dilindungi oleh kekebalan diplomatik selama berada di Italia.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan atau pernyataan resmi dari pihak Kedutaan Besar Rusia di ibu kota Italia tersebut.

Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, menilai bahwa pengusutan kasus ini membantu membongkar sikap asli Rusia terhadap negaranya. Selama ini, pemerintah Italia memang aktif menyalurkan bantuan militer maupun kemanusiaan ke Ukraina sejak negara tersebut diinvasi oleh Rusia pada 2022.

"Perang hibrida ini adalah puncak dari gunung es raksasa, yang terdiri dari musuh eksternal dan pengkhianat internal yang siap menjual bangsa mereka demi uang, kekuasaan, atau keuntungan pribadi," tulis Crosetto di X.

Kasus serupa pernah menggegerkan Italia pada 2021. Saat itu, seorang kapten angkatan laut bernama Walter Biot ditangkap basah saat menyerahkan sejumlah dokumen ke pegawai kedutaan Rusia di sebuah area parkir di Roma. Akibat perbuatannya, Biot kemudian divonis hukuman penjara hampir 30 tahun.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Spionase Rusia Intelijen Italia Rahasia Negara Italia

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Humanika

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777