Ilustrasi makanan dan minuman
Jakarta, Jurnas.com – Masing-masing negara punya cara sendiri untuk merayakan Hari Natal. Tak terkecuali soal makanan, yang menjadi pemanis di hari sakral bagi umat Kristen/Katolik ini.
Apa saja itu? Yuk simak
Bagi warga Jepang, Natal identik dengan makan ayam. Tradisi di negeri Sakura itu saat Natal ialah memakan KFC (Kentucky Fried Chikcen), yang sudah dilakukan secara turun-temurun. Biasanya KFC disajikan dengan sampanye dan kue.
Perayaan Natal di Portugal selalu ditandai dengan memakan ikan kod asin atau salted codfish, atau juga dikenal dnegan Bacalhau dalam bahasa Portugis, dan bertemankan kentang rebus. Sementara untuk makanan penutup, ornag Portugis biasanya menikmati Bolo Rei atau kue raja yang dipenuhi kacang dan buah mengkilap.
Percaya atau tidak, orang Jerman biasanya makan sayur kale rebus (grunkohl) bersama keluarga. Selain itu, sajian juga dilengkapi dengan angsa panggan, kue dan sosis asap. Selain itu, makanan khas Natal yang juga menarik ialah roti jahe besar yang dilapisi gula pasir.
Natal di Rusia artinya makan ‘herring’, yang terbuat dari ikan pedas ditambah sayuran rebus. Herring ditumpuk di dalam kue panggang yang gurih, lalu dicampur dengan kentang, bawang merah, dan bit khas Rusia.
Jika kamu penyuka tantangan, cobalah berkunjung ke Afrika Selatan saat Natal. Di negara ini, sajian khas Natal ialah cacing goreng. Cacing ‘ulat kera’ goreng dinilai sebagai sumber protein utama.