https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pesawat Ruang Angkasa Rusia Akhirnya Tiba di ISS

Redaksi | Selasa, 27/08/2019 14:01 WIB



Pesawat ruang angkasa tak berawak yang membawa robot humanoid pertama Rusia, akhirnya berhasil merapat di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) Stasiun ruang angkasa internasional (ISS) di orbit (Foto: BBC)

Moskow, Jurnas.com - Pesawat ruang angkasa tak berawak yang membawa robot humanoid pertama Rusia, akhirnya berhasil merapat di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Selasa (27 /8), setelah gagal dalam penerbangan sebelumnya.

Robot berukuran besar bernama Fedor yang merupakan kependekan dari Final Experimental Demonstration Object Research, mampu menyalin gerakan manusia, yang memungkinkan robot itu membantu melakukan tugas-tugas dari jarak jauh.

"Kontak dikonfirmasi, penangkapan dikonfirmasi," kata seorang petugas NASA atas berhasilnya pesawat Soyuz MS-14 merapat ke ISS dikutip dari CNA.

Baca juga :
Intelijen Eropa Sebut China Diam-Diam Latih Tentara Rusia

Di NASA TV, yang menyiarkan acara itu, komentator memuji pendaratan Soyuz MS-14 yang berjalan mulus. "Kedua kalinya berjalan mulus. Saat ini kru bertambah menjadi tujuh," katanya merujuk pada enam antariksawan Rusia yang sudah ada sebelumnya di ISS.

Soyuz MS-14 meluncur pada Kamis lalu dari pelabuhan antariksa Rusia di Kazakhstan selatan, dan dijadwalkan berada di ISS sampai 7 September mendatang, untuk belajar membantu para astronot di sana.

Baca juga :
Jet F-16 NATO Tembak Jatuh Drone Ukraina di Estonia

Biasanya, Soyuz diawaki untuk perjalanan semacam ini. Namun, kali ini tidak ada manusia di dalamnya, dengan tujuan menguji sistem penyelamatan darurat terbaru.

MS-14 membawa 670kg kargo kering termasuk "peralatan ilmiah dan medis, komponen untuk sistem pendukung kehidupan, serta wadah dengan makanan, obat-obatan, dan produk kebersihan pribadi, untuk anggota kru menurut laman web badan antariksa Rusia Roscosmos.

Baca juga :
Rusia Diserang 500 Drone Ukraina Semalam, Tiga Tewas di Moskow

Sebelumnya, Soyuz gagal berlabuh di ISS pada Sabtu pekan lalu. NASA mengatakan pesawat Soyuz "tidak dapat mengunci targetnya di stasiun".

Pengendali penerbangan Rusia mengatakan kepada awak ISS, bahwa masalah pada docking otomatis bersumber dari ISS, bukan pesawat ruang angkasa Soyuz.

Adapun Fedor, bukan merupakan robot pertama yang pergi ke luar angkasa. Pada 2011, NASA mengirim Robonaut 2, humanoid yang dikembangkan bersama General Motors dengan tujuan bekerja di lingkungan berisiko tinggi.

Robonaut 2 diterbangkan kembali ke Bumi pada 2018 lalu, setelah mengalami masalah teknis.

Pada 2013, Jepang mengirim robot kecil bernama Kirobo bersama dengan komandan ruang angkasa Jepang pertama ISS. Dikembangkan dengan Toyota, robot itu mampu melakukan percakapan, meskipun hanya dalam bahasa Jepang.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ruang Angkasa Stasiun ISS Rusia

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Senin, 22/06/2026 12:42 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Austria

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777