https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ishak Latuconsina: Bela Negara Merupakan Tugas Seluruh Rakyat Indonesia

Herwin Wijaya | Sabtu, 20/07/2019 14:32 WIB



Sosialisasi yang dilakukan dikatakan sebagai salah satu bentuk  pendidikan bela negara. Dengan sosialisasi akan menjadikan kita paham tugas dan kewajiban sebagai warga negara. Anggota Lembaga Pengkajian (Lemkaji) MPR, Ishak Latuconsina, saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode Bela Negara kepada 100 Resimen Mahasiswa (Menwa), Manado, Sulawesi Utara, 20 Juli 2019.

Manado, Jurnas.com - Bela negara merupakan aspek yang menyangkut banyak hal. Tidak hanya masalah pertahanan negara. Generasi muda belajar dengan baik juga salah satu bentuk bela negara. Kalau kita mampu memproduksi barang kebutuhan sendiri sehingga tidak tergantung pada barang impor, hal demikian juga bentuk bela negara. Paparan yang demikian disampaikan anggota Lembaga Pengkajian (Lemkaji) MPR, Ishak Latuconsina, saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode Bela Negara kepada 100 Resimen Mahasiswa (Menwa), Manado, Sulawesi Utara, 20 Juli 2019.

Untuk itulah menurut pria yang pernah aktif di TNI AL itu, pendidikan bela negara untuk memberi pengertian pada masyarakat penting diberikan. Pria yang mempunyai pangkat Laksamana Dua itu menyebut masalah bela negara bagi bangsa Indonesia bukan hal yang main-main. Sebagai negara yang memiliki ribuan pulau, ragam etnis, budaya, dan agama, masalah yang ada di Indonesia sangat komplek. "Besarnya luas negara merupakan tantangan besar bagi negara kita", ujarnya.

Ia membandingkan dengan Singapura yang luasnya tak lebih dengan Jakarta tentu negara kecil itu tantangannya berbeda dengan negara kita. "Mereka mempunyai Bandar Udara Changi yang bagus. Wajar karena bandar udaranya cuma satu", ujarnya. "Beda dengan Indonesia yang memiliki ratusan bandar udara", tambahnya.

Baca juga :
KPK Dalami Pertemuan Hilman Latief dan Yaqut Cholil Bahas Kuota Haji

Untuk itulah dirinya mengharap agar kita bisa mengelola besar dan luasnya negara dengan segala kerumitannya dengan tidak hanya menyerahkan masalah bela negara pada TNI saja.

Sosialisasi yang dilakukan dikatakan sebagai salah satu bentuk  pendidikan bela negara. Dengan sosialisasi akan menjadikan kita paham tugas dan kewajiban sebagai warga negara. "Acara ini juga merupakan bagian pendidikan bela negara", ungkapnya. Bela negara sangat penting sebab menurut Ishak bangsa Indonesia tidak berada dalam ruang vakum. Hidup di tengah berbagai macam bangsa dengan berbagai kepentingan yang ada akan memunculkan peluang dan tantangan. Tantangan yang ada bisa menjadi ancaman. "Dan bila ancaman menjadi nyata maka kita harus siap menghadapi", ujarnya. Untuk menghadapi ancaman maka perlu kesiapan dengan cara latihan terus menerus.

Baca juga :
Kasus Kanker Kolorektal pada Anak Muda Meningkat, Ilmuwan Ungkap Pemicunya

Diharapkan ke depan kita mampu sebagai bangsa petarung. Hal demikian bisa tercapai, "bila kita disiplin, percaya diri, kerja keras, tanggung jawab, dan gotong royong", tuturnya. "Jatuh bangunnya sebuah bangsa tergantung kualitas manusianya", tambahnya.

Baca juga :
FA Luncurkan Penyelidikan Dugaan Kasus Mata-Mata Southampton
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR

Terpopuler

Kamis, 23/07/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

20 Contoh Ucapan Hari Anak Nasional yang Penuh Makna

Rabu, 22/07/2026 01:01 WIB
Humanika

22 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777