Penyerang Arsenal, Kai Havertz (kiri) dan Gelandang Manchester City, Rodri (kanan) sedang berebut bola (Foto: arsenal.com)
Madrid, Jurnas.com - Barcelona harus menerima pukulan telak menjelang musim baru, setelah gelandang Frenkie de Jong terkonfirmasi mengalami robek ligamen lutut, yang dialami selama Piala Dunia 2026.
Pemeriksaan medis yang dilakukan oleh juara Spanyol tersebut mengonfirmasi bahwa meskipun operasi tidak segera diperlukan, sang gelandang harus menghadapi masa absen yang cukup panjang.
Kemunduran akibat cedera De Jong ini dilaporkan telah membuat Barcelona kesal, yang mendorong pemain tim nasional Belanda itu memberikan tanggapan. Sebab, beberapa laporan menyebutkan bahwa dia lebih memprioritaskan timnas ketimbang kebugarannya.
De Jong mengklarifikasi bahwa staf medis Belanda pada awalnya mendiagnosis masalah tersebut sebagai cedera ringan, dan meyakinkannya bahwa tetap bermain menahan rasa sakit tidak akan menyebabkan kerusakan struktural lebih lanjut.
"Sulit bagi saya melihat orang-orang mempertanyakan hubungan dan komitmen saya kepada klub karena laporan palsu," kata De Jong melalui ESPN.
"Selama Piala Dunia, lutut saya cedera. Setelah penilaian awal, para dokter mengatakan kepada saya bahwa itu adalah cedera kecil dan tidak akan bertambah parah jika saya terus bermain," dia menambahkan.
Meskipun Hansi Flick memiliki banyak pelapis di area tengah, dengan Pedri, Gavi, dan Marc Casado yang mampu mengisi ruang mesin bersama dengan opsi serbaguna seperti Eric Garcia dan Fermin Lopez, Blaugrana kini tengah dikaitkan dengan Rodri.
Menurut laporan Transfermarkt yang dikutip Sports Mole pada Jumat (24/7), Rodri telah dimasukkan ke dalam daftar target transfer musim panas Barcelona.
Pemenang Bola Emas Piala Dunia 2026 tersebut sebelumnya dilaporkan tertarik untuk pindah ke Real Madrid, namun transfer itu belum juga terwujud.
Namun, kesepakatan transfer apapun tetap mengharuskan keuangan Barcelona cukup sehat untuk menyelesaikannya, mengingat tantangan finansial klub yang banyak dibicarakan sudah diketahui secara luas.