https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

HNW: Ideologi Pancasila Jaga Indonesia dari Perpecahan

Herwin Wijaya | Senin, 08/07/2019 15:44 WIB



Bagi HNW, ideologi suatu bangsa tidak bisa dianggap remeh. Wakil Ketua MPR RI Dr. H.M. Hidayat Nur Wahid, M.A (HNW)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) berpendapat bahwa bangsa Indonesia sangat beruntung memiliki Pancasila sebagai ideologi bangsa.

Hadirnya Pancasila, lanjut HNW, ternyata dirasakan masyarakat memiliki peran penting di tengah-tengah kepungan aksi dan ancaman disintegrasi bangsa dalam sejarah perjalanan bangsa hingga kini.

"Pancasila yang merupakan saripati karakter bangsa Indonesia yang kemudian dirumuskan pendiri bangsa kita menjadi ideologi, ternyata masih mampu mempertahankan keutuhan bangsa kita dari ancaman perpecahan dari awal mula dirumuskan hingga kini," katanya.

Baca juga :
100.268 Jemaah Haji Indonesia Selesaikan Dam, 26 Persen di Tanah Air

Hal tersebut dikemukakan HNW saat acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI kerjasama MPR RI dengan ormas Lingkar Reformis, di aula Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Senin (8/7/2019).

Diungkapkan HNW, kesaktian Pancasila sebagai ideologi bangsa yang mampu merekatkan seluruh bangsa Indonesia dengan keberagaman dan perbedaan yang sangat luarbiasa adalah anugerah istimewa yang harus dijaga seluruh anak bangsa.

Baca juga :
Israel Provokasi Indonesia! Jurnalis yang Diculik Dilecehkan Militer

Bagi HNW, ideologi suatu bangsa tidak bisa dianggap remeh. Negara sebesar Uni Soviet saja yang memegang predikat sebagai negara besar, negara adi kuasa dan negara super power, tanpa perang, tanpa serangan, tanpa agresi bisa hancur terpecah belah karena terjadi peningkatan kekerasan yang disebabkan persaingan nasionalisme antar etnis terutama sejak masa Perestroika diterapkan.

"Jika saja persaingan etnis yang terjadi di Soviet yang menyebabkan kehancuran terjadi di Indonesia, dampak kehancurannya akan lebih dahsyat sebab etnis di Soviet tidak berbaur masing-masing menetap di daerahnya. Sedangkan di IIndonesia antar etnis sudah sangat berbaur. Ada daerah yang banyak ditinggali penduduk etnis yang berbeda," terangnya.

Baca juga :
PBB: Blokade Selat Hormuz Picu Krisis Pangan Global

Dengan kompleks serta uniknya perbedaan etnis di Indonesia tersebut, Pancasila hadir sebagai perekat menjadi sebuah ideologi yang diterima baik semua kalangan. "Maka dari itulah, kita bangsa Indonesia harus mensyukuri hadirnya Pancasila dengan betul-betul memahami dan menjalankannya," tandasnya.

Sosialisasi yang digelar selama setengah hari itu sendiri selain dihadiri Wakil Ketua MPR RI juga dihadiri anggota MPR RI Ecky Awal Muharram, Camat Cileungsi Renaldi Yushab Fiansyah, Mayor TNI Inf. Acep Komarudin Koramil Cileungsi, Pimpinan dan anggota ormas Lingkar Reformis, dan sekitar 300 peserta terdiri dari ormas kepemudaan se Cileungsi dan Bogor, guru-guru TK, PAUD dan SD serta masyarakat umum.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR

Terpopuler

Kamis, 23/07/2026 04:04 WIB
Gaya Hidup

20 Contoh Ucapan Hari Anak Nasional yang Penuh Makna

Rabu, 22/07/2026 01:01 WIB
Humanika

22 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777