https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Finlandia, Negara Paling Bahagia di Dunia

Redaksi | Kamis, 21/03/2019 12:01 WIB



Sementara sebaliknya, Sudah Selatan yang dilanda peperangan menempati urutan juru kunci, alias paling tidak bahagia. Orang Finlandia (foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com – Finlandia menempati peringkat pertama negara paling bahagia di dunia, untuk tahun kedua berturut-turut. Sementara sebaliknya, Sudah Selatan yang dilanda peperangan menempati urutan juru kunci, alias paling tidak bahagia.

Dikutip dari AFP, bangsa Nordik yang berpenduduk 5,5 juta orang dikenal karena kecintaan mereka pada hutan, dana, dan sauna.

Penduduk Finlandia menduduki puncak teratas, setelah survei yang melibatkan warga di 156 negara menanyakan seberapa senang mereka memandang diri mereka sendiri, serta hal lainnya seperti harapan hidup, pendapatan, dan dukungan sosial.

Baca juga :
Pilkada Melalui DPRD Ditolak Masyarakat Karena Bayangan Orde Baru

Negara-negara Nordik lainnya juga masuk sepuluh besar, antara lain Belanda, Swiss, Kanada, Selandia Baru, dan Austria.

Selain berkinerja baik pada semua indikator, sebagian besar negara cenderung memiliki masyarakat yang sangat stabil, dengan tingkat kebahagiaan yang berubah relatif sedikit sejak 2005.

Baca juga :
Hasil Survei Pilkada Jakarta: Pram-Doel 49 Persen, RK-Suswono 44,5 Persen

Meskipun kekacauan politik yang dibawa oleh Brexit, Inggris naik empat tempat di peringkat ke 15. Sedangkan Amerika Serikat, terus merosot dalam beberapa tahun terakhir, turun satu tingkat ke posisi 19.

“Laporan tahun ini memberikan bukti serius tentang bagaimana kecanduan menyebabkan ketidakbahagiaan dan depresi di AS,” kata profesor Jeffrey Sachs, salah satu penulis laporan itu.

Baca juga :
Survei PolMark: Pram-Doel Bisa Menang Satu Putaran di Pilkada Jakarta

Negara yang paling tidak bahagia adalah Sudan Selatan, di mana PBB baru-baru ini mengatakan 60 persen orang menghadapi kerawanan pangan menyusul perang saudara berdarah yang telah merenggut nyawa sekitar 400.000 orang.

Negara-negara lain yang dilanda konflik, seperti Yaman, Afghanistan dan Republik Afrika Tengah, juga tampil di bagian bawah tabel.

Dirilis pada Hari Kebahagiaan Internasional pada 20 Maret, laporan itu memperingatkan bahwa kebahagiaan dunia telah menurun dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh penurunan berkelanjutan di India, yang tahun ini menempati peringkat ke-140.

Ini bertepatan dengan meningkatnya perasaan negatif, “yang terdiri dari kekhawatiran, kesedihan dan kemarahan, terutama ditandai di Asia dan Afrika, dan yang lebih baru di tempat lain,” katanya.

Publikasi tahun ini juga melihat bagaimana negara-negara telah tampil dalam peringkat kebahagiaan sejak 2005.

Dari 20 penerima terbesar, separuhnya di Eropa Tengah dan Timur, lima di Afrika sub-Sahara, dan tiga di Amerika Latin.

Lima penurunan terbesar sejak 2005 adalah di Yaman, India, Suriah, Botswana, dan Venezuela.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Negara Bahagia Finlandia Hasil Survei

Terkini | Selasa, 19/05/2026 17:46 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777