https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pilihan Kerja bagi Pria Bisa Sebabkan Infertil?

Eka Wahyu Pramita | Rabu, 22/08/2018 07:27 WIB



Penyebab infertilitas pada pria merupakan proses yang sangat kompleks. Pria berisiko infertil karena pilihan kerja (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)

Jakarta - Secara umum, kesuburan mencerminkan status kesehatan seseorang. Orang yang bergaya hidup sehat lebih memiliki kesehatan reproduksi yang sehat. 

Menurut hasil studi, diperkirakan saat ini ada 15 persen pasangan di dunia yang infertil.

Artinya, mereka tidak dapat memiliki keturunan secara alamiah meskipun rutin berhubungan seksual tanpa pengaman setidaknya dalam waktu satu tahun atau lebih.  

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

Penyebabnya, lebih dari 50 persen berasal dari faktor pria. Infertilitas pada pria merupakan proses yang sangat kompleks. 

Agar dapat  terjadi kehamilan pada pasangan, maka harus dihasilkan sperma yang sehat dan jumlah yang cukup. 

Baca juga :
Seorang Pria Nekat Turun Sebelum Kereta Berhenti di Stasiun Cikarang

Untuk menghasilkan sperma sehat dan cukup, prosesnya diawai sejak awal masa pubertas di masa pertumbuhan organ reproduksi pria. 

Setidaknya salah satu dari dua testikel harus berfungsi normal, disertai produksi testosteron dan hormon-hormon lain yang berperan dalam menstimulasi produksi sperma.

Baca juga :
PM Korsel: Mogok Kerja Samsung Bisa Rugikan Korea 100 Triliun Won

Selain itu, sperma harus terbawa melalui cairan semen. Begitu diproduksi di testikel, akan dialirkan bersama-sama dengan cairan semen dan dikeluarkan saat ejakulasi dari ujung penis. 

Jumlah sperma yang ada dalam cairan ejakulat harus cukup agar peluang terjadi pembuahan tinggi.  Jumlah sperma yang kurang dari 15 juta per millimeter semen atau jumlah total sperma kurang dari 39 juta per ejakulasi dianggap rendah. 

Selain jumlah cukup, bentuk dan gerakan sperma harus baik sehinga dapat memenetrasi sel telur.

Perlu diketahui jika pilihan pekerjaan atau profesi seorang pria, tidak disadari dapat menyebabkan infertil. Berbagai pajanan di tempat kerja berpotensi menyebabkan infertilitas. 

Namun diagnosis sulit ditegakkan karena pemahaman yang kurang dan baru disadari berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun kemudian antara lain karena status pekerja belum menikah sehingga sulit menilai status kesuburannya.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pria Infertilitas Kerja Kesuburan

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777