https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Perlindungan bagi Anak yang Suka Main di Luar Rumah

Eka Wahyu Pramita | Rabu, 02/05/2018 04:20 WIB



Anak yang lebih banyak bermain di luar rumah memiliki risiko 2-3 kali lebih tinggi dibandingkan anak yang diam di rumah. 5 tahun pertama kehidupan ialah waktu perkembangan otak anak tumbuh sangat pesat (Foto: Istimewa)

Jakarta - Lima tahun pertama kehidupan merupakan waktu perkembangan otak anak tumbuh sangat pesat. Pengalaman pertama anak mulai dari apa yang mereka lihat, dengar, sentuh, cium dan rasakan dapat menjadi stimulasi terhadap otaknya melalui jutaan titik-titik yang terkoneksi.

Dokter anak dr. Bernie Endyarni Medise, SpA(K) memaparkan pentingnya perlindungan dari dalam sebagai fondasi tercapainya tumbuh kembang optimal anak.

Data Riskesdas tahun 2013 di Indonesia juga menunjukkan bahwa 41,9% anak usia 1-4 tahun mengalami infeksi saluran pernafasan dan 12,2% mengalami infeksi saluran cerna.

Baca juga :
Eddy Soeparno Hormati SMAN 1 Pontianak, Tegaskan Tak Boleh Ada Intimidasi
“Anak-anak yang bermain di luar rumah 2-3 kali lebih berisiko terkena infeksi saluran pernapasan dan infeksi saluran cerna," ucap dr. Bernie saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.

Padahal, menurut dr Bernie usia anak5 tahun adalah fase tumbuh kembang anak yang sangat penting, mereka mulai bereksplorasi mulai dari 1 tahun, pertumbuhan otak sudah mencapai 80 persen. Usia 5-6 tahun sampai dengan 15 persen.

Baca juga :
200 Ribu Anak Terpapar Judol, Komdigi: Mayarakat Harus Jadi Garda Edukasi
"Disitulah terjadi pembentukan otak di usia 5 tahun, kognitif juga berpengaruh atau masa critical period, akan terjadi sesuatu pada otaknya yang bisa berefek jangka panjang," ucapnya.
 
Golden period juga terjadi di usia 5 tahun. Untuk itu pengaruh baik sangat berpengaruh diberikan di periode usia ini. "Beri pengalaman sebanyak mungkin pada anak agar mereka bereksplorasi sesuai dengan tumbuh kembangnya," tambah dr Bernie.

Ia juga mengimbau agar orang tua jangan terlalu takut menjaga anaknya, misal bila jatuh jangan parno/takut karena hal itu memang sesuai dengan tumbuh kembangnya.

Baca juga :
UNICEF Catat 59 Anak Tewas di Lebanon Sepekan Terakhir
Lebih lanjut, dr. Bernie juga menjelaskan bakteri baik seperti Lactobacillus Rhamnosus yang telah teruji klinis dapat membantu menurunkan risiko infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran cerna, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

anak perlindungan tumbuh kembang eksplorasi

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777