https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ancam Populasi Lebah, Uni Eropa Larang Penggunaan Tiga Obat Tanaman

Redaksi | Sabtu, 28/04/2018 12:15 WIB



Beberapa penelitian telah mengaitkan paparan pestisida dengan penurunan kesehatan microbiome usus lebah Ilustrasi Lebah (foto: upi.com)

Jakarta - Setelah melakukan tinjauan ilmiah yang luas dan perdebatan yang intensif, Komisi Eropa, badan legislatif Uni Eropa, memberikan suara pada Jumat untuk melarang tiga insektisida neonicotinoid digunakan karena membunuh lebah liar dan lebah madu.

Petani dan tukang kebun di Eropa tidak akan lagi dapat menyemprot pestisida clothianidin, imidacloprid dan thiametheoxam di luar ruangan. Namun bahan kimia itu masih bisa digunakan tapi di dalam rumah kaca permanen.

"Kesehatan lebah tetap sangat penting bagi saya karena menyangkut keanekaragaman hayati, produksi makanan dan lingkungan," ujar Vytenis Andriukaitis, komisaris Uni Eropa untuk Kesehatan dan Keamanan Pangan.

Baca juga :
Kanselir Jerman Desak Perombakan Anggaran Uni Eropa demi Pertahanan

Sebuah penilaian yang diterbitkan awal tahun ini oleh Otoritas Keamanan Makanan Eropa menetapkan bahwa neonicotinoid menimbulkan risiko bagi lebah liar dan lebah madu. Penilaian ini didasarkan pada survei literatur ilmiah tentang subjek, yang luas.

Lusinan penelitian telah memerinci dampak negatif neonicotinoid terhadap kesehatan lebah. Sebagian besar temuan ilmiah menunjukkan pestisida merusak sistem kekebalan tubuh lebah, merampas kemampuan mereka untuk melawan penyakit dan parasit.

Baca juga :
Uni Eropa Sepakati Sanksi Baru ke Pemukim Israel di Tepi Barat

Beberapa penelitian telah mengaitkan paparan pestisida dengan penurunan kesehatan microbiome usus lebah, sementara yang lain telah menunjukkan bahwa bahan kimia mengurangi kemampuan lebah untuk menemukan nektar.

Meskipun para pembuat neonicotinoid dan beberapa kelompok pertanian menentang tindakan itu, pemungutan suara telah mendapatkan tepuk tangan dari kelompok-kelompok pecinta lingkungan dan banyak ilmuwan.

Baca juga :
Ratusan Eks Diplomat hingga Menteri Desak Uni Eropa Lawan Israel

"Neonicotinoids tidak hanya mencemari tanaman, tanah, dan air, tetapi yang mengejutkan, mereka tinggal di air dan tanah untuk waktu yang lama setelah mereka disemprotkan," kata James Nieh, seorang ahli biologi di University of California San Diego, kepada The Independent.

"Bahan kimia ini hanyut di luar area aplikasi mereka, seperti yang sekarang telah ditunjukkan dalam beberapa penelitian."

Sementara neonicotinoids telah dikaitkan dengan penurunan sejumlah serangga, termasuk beberapa jenis penyerbuk, mereka bukan satu-satunya ancaman bagi populasi lebah.

Praktek pertanian monokultur dan hilangnya habitat juga telah disebut sebagai hambatan serius untuk kesehatan hewan-hewan tersebut. Ketika digabungkan, berbagai ancaman dapat terbukti mematikan bagi lebah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Lebah Uni Eropa Obat Tanaman

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777