https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Prevalensi Penyakit Diabetes di Indonesia Meningkat

Redaksi | Jum'at, 13/04/2018 11:18 WIB



WHO mengestimasikan angka kejadian diabetes di Indonesia akan melonjak drastis menjadi 21,3 juta jiwa pada 2030. Ilustrasi cek kadar gula dalam darah menggunakan alat digital.

Jakarta - Diabetes adalah penyakit yang berbahaya dan mematikan. Data Kementerian Kesehatan yang diperoleh dari Sample Registration Survey 2014 menunjukkan diabetes menjadi penyebab kematian terbesar nomor 3 di Indonesia dengan persentase sebesar 6,7 persen, setelah stroke (21,1 persen), dan penyakit jantung koroner (12,9 persen).

dr. Anung Sugihantono M.Kes Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kementerian Kesehatan RI menjelaskan prevalensi diabetes di Indonesia mengalami peningkatan dari 5,7 persen pada 2007 menjadi 6,9 persen atau sekitar 9,1 juta jiwa pada 2013.

Data terbaru dari International Diabetes Federation (IDF) Atlas tahun 2017 menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-6 dunia dengan jumlah diabetes sebanyak 10,3 juta jiwa.

Baca juga :
Sudah Diet Berat Badan Tidak Turun, Ini Alasannya

"Jika tidak ditangani dengan baik, World Health Organization (WHO) bahkan mengestimasikan angka kejadian diabetes di Indonesia akan melonjak drastis menjadi 21,3 juta jiwa pada 2030," jelas dr. Anung di Jakarta, Jumat (13/4).

Lebih lanjut ia menjelaskan 90 persen dari total kasus diabetes merupakan diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 umumnya terjadi pada orang dewasa, namun beberapa tahun terakhir juga ditemukan pada anak-anak dan remaja.

Baca juga :
Dukung Gaya Hidup Aktif, Thrombovoren Emulgel Diluncurkan

"Hal ini berkaitan erat dengan pola diet tidak seimbang dan kurang aktivitas fisik yang membuat anak memiliki berat badan berlebih atau obesitas," katanya.

Untuk mengendalikan diabetes, Kementerian Kesehatan juga telah membentuk 33.000 Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) untuk memudahkan akses masyarakat dalam melakukan deteksi dini diabetes. Kementerian Kesehatan pun telah mencanangkan gerakan CERDIK yang dapat dijadikan pedoman pencegahan diabetes bagi keluarga Indonesia.

Baca juga :
Ini Daftar Makanan Pemicu Asam Urat yang Perlu Dibatasi

- Cek kesehatan berkala yaitu periksa tensi, gula darah dan kolesterol secara teratur serta mengendalikan berat badan ideal.
- Enyahkan asap rokok dan tidak merokok.
- Rajin aktivitas fusik minimal 30 menit sehari dengan prinsip baik , benar, teratur dan terukur.
- Diet seimbang dengan mengomsumai makanan sehat dan bergizi, perbanyak konsumsivbuah dam sayur, menekan konsumsi gula maksimal 4 sendok atau 50 gram per hari, serta memghindari makanab manis atau karbonasi.
- Istirahat yang cukup.
- Kelola sues dengan baik dan benar

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Diabetes penyakit tidak menular CERDIK gaya hidup

Terpopuler

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777