https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Katarak Hambat Produktivitas Masyarakat Maluku Utara

Redaksi | Jum'at, 09/03/2018 12:17 WIB



Pada 2002 katarak merupakan penyebab kebutaan yang paling utama dan terbesar di dunia, yakni 48 persen dari total kasus kebutaan global. Ketua Badan Amail Zakat Nasional (Baznas), Bambang Sudibyo saat di Maluku.

Jakarta - Ketua Badan Amail Zakat Nasional (Baznas), Bambang Sudibyo, mengatakan salah satu penyakit yang menghambat produktivitas masyarakat, khususnya Maluku Utara ialah penyakit katarak.

Menurutnya, Provinsi Maluku Utara khususnya Kota Ternate merupakan salah satu kota di wilayah Indonesia dengan jumlah penderita penyakit katarak terbanyak. Hal ini mengancam banyaknya masyarakat yang terkena kebutaan.

"Bakti sosial operasi katarak secara besar-besaran digelar di Provinsi Malut, karena menurut kami, penderita katarak marak di wilayah tersebut," kata Bambang di Maluku, Jumat (09/03).

Baca juga :
Mengenal Asal Usul Penamaan Gunung Dukono di Halmahera

"Ini bertujuan untuk menurunkan angka kebutaan yang diakibatkan oleh penyakit katarak, meningkatkan harapan dan produktivitas masyarakat," lanjutnya.

Demi mencegah jumlah penderita semakin melimpah, Baznas bekerjasama dengan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) melakukan operasi katarak dengan jumlah penderita mencapai 350 orang, dari 1.000 orang pendaftar.

Baca juga :
Komisi V Komitmen Percepat Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Kepulauan

"Operasi katarak massal di Kota Ternate yang diikuti oleh 350 pasien penderita katarak berlangsung lancar, sukses dan meriah," ujar mantan Menteri Pendidikan Nasional.

"Program ini bisa kita aplikasikan di daerah yang sama dan daerah lain di Indonesia dan menjadi benchmark mengenai penyaluran zakat yang baik," tambahnya.

Baca juga :
Kemendes PDT Ajak Baznas Kolaborasi Wujudkan Desa Zakat

Sementara itu, Direktur Rumah Sehat Baznas Indonesia (RSBI), dr. Meizi Fachrizal Ahmad, memaparkan, katarak antara lain disebabkan oleh faktor genetik atau diabetes mellitus.

"Karena itu, Rumah Sehat Baznas Indonesia tidak hanya menggelar operasi mata katarak gratis massal, tapi juga memberikan penyuluhan tentang penyebab dan pencegahan penyakit katarak," ujar dia.

Menurut Badan Kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau World Health Organization (WHO), tutur dia, pada tahun 2002 katarak merupakan penyebab kebutaan yang paling utama dan terbesar di dunia, yakni 48 persen dari total kasus kebutaan global.

“Jumlah penderita katarak di Indonesia mencapai sebesar 1,5 persen per dua juta penduduk. Kondisi tersebut menjadikan 240.000 orang di negeri ini terancam mengalami kebutaan akibat katarak,” kata Fachri mengingatkan.

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Katarak Maluku Utara Baznas

Terkini | Kamis, 16/07/2026 17:22 WIB

Humanika

Kamis, 16/07/2026 09:09 WIB

Niat Puasa Senin dan Kamis di Bulan Safar

Kamis, 16/07/2026 07:07 WIB

Adab Menginap di Hotel Makkah dan Madinah

Kamis, 16/07/2026 01:01 WIB

16 Juli 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777