https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Wamensos Ingatkan Guru Sekolah Rakyat Harus Jadi Pengajar Sekaligus Orang Tua

Agus Mughni | Minggu, 13/07/2025 15:05 WIB



Kita sering bicara soal kemiskinan, tapi lupa bahwa hanya pendidikan yang benar-benar mampu memutus mata rantainya. Dan Anda, para guru Sekolah Rakyat, adalah pelopornya Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menutup kegiatan pembekalan bagi guru dan tenaga pendidik Sekolah Rakyat (Foto: Kemensos)

Bandung, Jurnas.com - Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono, menekankan bahwa guru Sekolah Rakyat tidak hanya dituntut menguasai materi ajar, tetapi juga memiliki empati mendalam terhadap siswa yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, termasuk mereka yang berada dalam situasi terlantar, tidak memiliki pengasuh, dan sangat rentan secara sosial.

Penekanan itu disampaikan Wamensos saat menutup kegiatan pembekalan bagi guru dan tenaga pendidik Sekolah Rakyat yang digelar secara daring sejak 10 Juli 2025, ditayangkan langsung melalui platform Zoom dan dipusatkan di Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung. 

“Guru di Sekolah Rakyat harus bisa menjadi sosok pengajar sekaligus orang tua. Tugas mereka adalah menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan membangun karakter siswa agar menjadi individu yang percaya diri, mandiri, dan berdaya,” kata Agus Jabo dalam keterangannya dikutip Minggu (13/7/2025).

Baca juga :
Wamensos Bakal Proses Hukum Kasus Pengadaan Sekolah Rakyat Jika Melanggar

Wamensos Agus Jabo menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam upaya memutus rantai kemiskinan struktural melalui pendidikan.

“Kita sering bicara soal kemiskinan, tapi lupa bahwa hanya pendidikan yang benar-benar mampu memutus mata rantainya. Dan Anda, para guru Sekolah Rakyat, adalah pelopornya,” tegasnya.

Baca juga :
Mensos Gus Ipul Bebastugaskan 2 Pejabat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun relasi emosional dengan siswa dan keluarga, serta menjadi guru yang terus belajar, beradaptasi, dan membuka diri terhadap kerja sama lintas sektor.

Usai menutup pembekalan pada Sabtu (12/7), Wamensos bersama jajaran Kementerian Sosial dan Direktur Poltekesos Bandung, Suharma, juga meninjau secara langsung berbagai fasilitas yang akan digunakan oleh siswa Sekolah Rakyat yang akan mulai masuk pada Senin, 14 Juli 2025.

Baca juga :
DPR Dorong Pemerintah Beri Kepastian Status Guru Honorer

Peninjauan mencakup asrama, ruang kelas, dan laboratorium. Sebanyak 100 siswa yang terdiri dari 52 laki-laki dan 48 perempuan dijadwalkan masuk dan akan mengawali hari pertama mereka dengan pemeriksaan kesehatan gratis.

“Kami pastikan seluruh fasilitas dan logistik siswa siap digunakan. Hanya tinggal hal-hal kecil yang segera kami lengkapi,” jelas Suharma selaku Direktur Poltekesos Bandung.

Selain kesiapan fasilitas asrama dan ruang belajar, Wamensos Agus Jabo juga meninjau langsung kesiapan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis yang akan dilaksanakan pada hari Senin dan Selasa mendatang. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dari tahap awal orientasi siswa, untuk memastikan mereka dalam kondisi fisik yang layak mengikuti proses belajar.

“Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan di Poltekesos selama dua hari penuh. Kami sudah siapkan tim dan alur pelaksanaannya,” ujar Suharma.

Sebagai bagian dari program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, Sekolah Rakyat menjadi wadah untuk mencetak generasi baru yang tangguh, berkarakter, dan mampu memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan berkualitas dan terjangkau.

Di akhir sambutannya, Wamensos menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, jaga semangat pengabdian – karena perubahan besar lahir dari keikhlasan kecil yang dilakukan terus-menerus.

Kedua, lanjut Wamensos, guru di Sekolah Rakyat harus membangun empati dan hubungan yang tulus dengan siswa dan komunitas – karena pendidikan dimulai dari keterhubungan hati. Ketiga, terus belajar dan berkembang – karena guru yang baik adalah juga pembelajar sejati.

“Sekolah Rakyat bukan hanya tempat belajar, tapi rumah yang membentuk masa depan anak-anak kita. Mari kita wujudkan ini dengan sepenuh hati,” tutup Wamensos.

Sebagai informasi, pembekalan intensif ini diikuti oleh 1.569 guru dan tenaga pendidik dari berbagai wilayah Indonesia. Selama tiga hari, peserta menerima materi terkait kurikulum Sekolah Rakyat, pendidikan inklusif dan ramah anak, pendekatan berbasis hak asasi manusia, serta pengenalan metode talent mapping yang relevan dengan karakter dan kebutuhan siswa.
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Wamensos Agus Jabo Priyono Guru Sekolah Rakyat Pembekalan guru

Terkini | Kamis, 06/08/2026 17:19 WIB

News

Baleg DPR: Investor dan Penambang Wajib Kantongi Izin Masyarakat Adat

News

KPK Panggil Anggota DPRD Kaltim Sarkowi terkait Kasus Rita Widyasari

Gaya Hidup

Program Ini Dorong UKM untuk Hadirkan Sustainable yang Kreatif

News

KPK Sita Rp9,5 Miliar dari Pengembangan Suap Restitusi Pajak Banjarmasin

News

Rieke: Putusan Sela Kasus Vidi Jadi Koreksi Penting bagi Penegakan Hukum

Gaya Hidup

Penelitian Ungkap Minum Air Saat Makan Cenderung Makan Lebih Banyak

Gaya Hidup

Super El Nino Berpotensi Picu Perubahan Iklim Permanen: Kita Perlu Waspada

News

Dugaan Pelecehan Pasien BPJS oleh Oknum Nakes Harus Diusut Tuntas

News

Iran Ancam Serang Negara Teluk jika AS Lancarkan Serangan Baru

News

Ledia Hanifa: Sensus Ekonomi Fondasi Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran

News

Usai 10 Tahun, Bandara Deir Ezzor Suriah Beroperasi Kembali

News

Ketua Banggar DPR Dorong Penguatan Sektor Industri dan Pertanian

News

Kementerian PU Optimalkan Pembangunan Infrastruktur Dukung Program Presiden

News

Pasukan Israel Serbu Pengungsi Qalandia, Tangkap Puluhan Warga Palestina

News

800 Ribu Pengungsi Perang Lebanon Mulai Kembali ke Kampung Halaman

Humanika

Tidak Sempurna Iman Seseorang Jika Belum Memiliki Sikap Ini

News

Menkeu: Presiden Perintahkan Stimulus Antisipasi Dampak El Nino Disiapkan

News

Menaker: ASN Kemnaker Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777