https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hadapi UTBK 2025, Ini Tips Kelola Stres Menurut Dosen Psikologi

Agus Mughni | Kamis, 24/04/2025 22:25 WIB



Hadapi UTBK 2025, Ini Tips Kelola Stres Menurut Dosen Psikologi Ilustrasi sedang mengelola stres (Foto: Pexels/PNW Production)

Jakarta, Jurnas.com - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2025 mulai berlangsung sejak 23 April hingga 5 Mei 2025. Di tengah padatnya jadwal belajar dan latihan soal, satu aspek penting sering kali luput dari perhatian ialah kesiapan mental dan emosional.

Menurut Dosen Psikologi Universitas Brawijaya (UB), Yuliezar Perwira Dara, kesiapan akademis memang penting, namun kesehatan psikologis juga memegang peran penting untuk bisa mengoptimalkan performa saat ujian. Tanpa pengelolaan stres yang baik, usaha belajar yang keras bisa tidak maksimal.

Menurutnya, stres menjelang ujian harus dikelola dengan strategi yang tepat. Menenangkan diri setelah belajar, seperti dengan berdoa, melakukan teknik pernapasan, atau journaling, bisa membantu menjernihkan pikiran dan mencegah kepanikan.

Baca juga :
Kecurangan UTBK 2025 Didominasi Prodi Fakultas Kedokteran

Selain kesehatan mental, kesehatan fisik juga tak kalah krusial. Yuliezar mengatakan, konsumsi makanan bergizi, cukup minum air putih, serta tidur yang berkualitas perlu diperhatikan untuk kebugaran tubuh dan otak. Tubuh yang bugar menunjang kerja otak dan meningkatkan fokus saat mengerjakan soal. Prinsipnya sederhana logika butuh logistik.

Setiap individu memiliki cara unik dalam mengatasi stres. Ada yang merasa lebih tenang dengan menulis kekhawatiran, menyusun rencana, atau sekadar meneguk air di tengah rasa cemas. Mengenali dan menerapkan metode personal ini bisa membantu menjaga stabilitas emosi selama masa persiapan.

Baca juga :
Gila! Kecurangan UTBK Libatkan Ordal hingga Bimbel

Lingkungan belajar juga sangat berpengaruh. Suasana yang kondusif, strategi belajar yang terarah, dan diskusi dengan teman bisa meningkatkan efektivitas belajar, terutama ketika waktu semakin sempit. Dukungan sosial dari keluarga dan teman dekat juga memberikan kekuatan tersendiri.

Di era digital, media sosial sering menjadi pemicu tekanan tambahan. Paparan terhadap pencapaian orang lain bisa membuat peserta merasa tertinggal. Fokus pada progres pribadi, bukan perbandingan dengan orang lain, dapat menjaga motivasi tetap sehat.

Sebagai bagian dari penguatan mental, peserta UTBK juga dianjurkan untuk melakukan refleksi dan menumbuhkan rasa syukur atas proses yang telah dijalani. Hal ini penting untuk membangun semangat dan optimisme, terlepas dari apa pun hasilnya nanti.

Yuliezar juga mengingatkan bahwa ujian UTBK bukan akhir dari segalanya. Ini hanyalah satu fase dalam perjalanan pendidikan. Dengan persiapan yang seimbang antara aspek akademis, fisik, dan psikologis, peserta diharapkan bisa menghadapi ujian dengan lebih percaya diri dan tenang, serta mendapatkan hasil terbaik dari usaha yang telah dilakukan. (*)

Sumber: prasetya.ub.ac.id

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kelola Stres UTBK 2025 Psiklogi

Terpopuler

Sabtu, 09/05/2026 03:03 WIB
Humanika

Ini Sejarah dan Makna Pesta Babi bagi Masyarakat Papua

Sabtu, 09/05/2026 01:01 WIB
Humanika

9 Mei 2026: Cek Daftar Peringatan di Dunia Hari Ini

Minggu, 10/05/2026 04:04 WIB
Humanika

10 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777