https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sering Dilakukan, Ternyata Menatap Layar Sebelum Tidur Dapat Memperburuk Kualitas Tidur

Agus Mughni | Selasa, 08/04/2025 22:02 WIB



Jika Anda sering menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar ponsel sebelum tidur, kini saatnya untuk mempertimbangkan kembali kebiasaan tersebut Ilustrasi - Sering Dilakukan, Ternyata Menatap Layar Sebelum Tidur Dapat Memperburuk Kualitas Tidur (Foto: Pexels/Ron Lach)

Jakarta, Jurnas.com - Jika Anda sering menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar ponsel sebelum tidur, kini saatnya untuk mempertimbangkan kembali kebiasaan tersebut. Sebuah penelitian terbaru dari Norwegia menemukan bahwa hanya satu jam menatap layar ponsel sebelum tidur dapat meningkatkan risiko insomnia hingga 59% dan mengurangi durasi tidur Anda hingga 24 menit setiap malam.

Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun banyak orang menganggap sosial media sebagai penyebab utama gangguan tidur, penggunaan layar untuk menonton TV, film, atau membaca di ponsel pun memiliki dampak yang serupa. Walaupun isu tentang efek buruk cahaya biru (blue light) pada kualitas tidur masih kontroversial, mayoritas penelitian sepakat bahwa paparan cahaya terang sebelum tidur dapat mengganggu kualitas tidur Anda.

Studi ini melibatkan lebih dari 45.000 orang dewasa muda berusia 18 hingga 28 tahun dan mempelajari berbagai jenis aktivitas layar serta dampaknya terhadap tidur. Hasilnya sangat jelas: setiap peningkatan satu jam waktu layar sebelum tidur meningkatkan risiko insomnia sebanyak 59% dan mempersingkat durasi tidur sebanyak 24 menit.

Baca juga :
Lima Rekomendasi Camilan Rendah Gula, Apa Saja?

Penelitian yang dipublikasikan pada 31 Maret 2025 di Frontiers in Psychiatry ini mengungkapkan bahwa penggunaan sosial media tidak lebih mengganggu tidur daripada menonton TV atau membaca di perangkat mobile. Bahkan, peneliti senior Børg Sivertsen, PhD, dari Norwegian Institute of Public Health, menyatakan bahwa penggunaan sosial media sebelum tidur mungkin memiliki dampak yang lebih ringan dibandingkan aktivitas lain, berkat faktor sosial yang dapat memberikan rasa relaksasi sebelum tidur.

Peran Cahaya Biru dalam Gangguan Tidur

Banyak orang berpendapat bahwa cahaya biru dari perangkat elektronik dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang membantu mengatur tidur. Namun, meskipun sejumlah penelitian sebelumnya menunjukkan hubungan antara cahaya biru dan gangguan tidur, studi terbaru menunjukkan bahwa paparan cahaya terang, apapun warnanya, dapat berdampak negatif pada kualitas tidur.

Baca juga :
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Didakwa Rugikan Negara USD5,74 Juta dan Rp2,54 Triliun

Menurut Dr. Leah Kaylor, seorang psikolog klinis, meskipun banyak yang khawatir tentang cahaya biru, yang lebih penting adalah cahaya terang secara umum, yang bisa mengacaukan ritme sirkadian tubuh kita. “Kita masih memiliki sistem saraf yang sama dengan leluhur kita yang hidup berdasarkan siklus matahari,” kata Kaylor. “Jadi, cahaya terang dekat waktu tidur dapat membingungkan otak kita dan mempengaruhi kualitas tidur.”

Dampak Kesehatan dari Kualitas Tidur yang Buruk

Kualitas tidur yang buruk dapat mempengaruhi banyak sistem tubuh kita, termasuk sistem saraf pusat, kekebalan tubuh, sistem pernapasan, pencernaan, serta kesehatan jantung dan pembuluh darah. Tidur yang kurang juga dapat meningkatkan risiko hipertensi, diabetes, obesitas, depresi, hingga serangan jantung dan stroke.

Baca juga :
KPK Jelaskan Kaitan PT Indosat di Kasus Korupsi EDC Bank BRI

Di Amerika Serikat, menurut laporan Casper-Gallup State of Sleep in America, sekitar 84 juta orang dewasa (33%) menganggap kualitas tidurnya buruk, dan hanya 35% orang dewasa yang tidur selama delapan jam setiap malam, yang merupakan durasi tidur yang direkomendasikan.

Bagaimna Cara Memperbaiki Kualitas Tidur?

Untuk memperbaiki kualitas tidur, di antara caranya ialah dengan membatasi waktu layar menjelang tidur. Kemudian bisa memilih aktivitas yang lebih menenangkan, seperti mendengarkan musik atau audiobook. Anda juga bisa mengaktifkan filter cahaya biru pada perangkat Anda untuk mengurangi gangguan pada melatonin.

Selain itu, aktifkan mode Do Not Disturb pada ponsel untuk menghindari gangguan suara atau cahaya saat tidur. Cobalah juga untuk mengikuti rutinitas tidur yang konsisten, sehingga tubuh dapat beradaptasi dengan ritme sirkadian yang lebih stabil. (*)

Sumber: Healthline.com

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kebiasaan Sebelum Tidur Menatap Layar Kualitas Tidur

Terpopuler

Sabtu, 09/05/2026 03:03 WIB
Humanika

Ini Sejarah dan Makna Pesta Babi bagi Masyarakat Papua

Minggu, 10/05/2026 04:04 WIB
Humanika

10 Mei 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Sabtu, 09/05/2026 01:01 WIB
Humanika

9 Mei 2026: Cek Daftar Peringatan di Dunia Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777