https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

5 Mitos Aneh Seputar Tikus yang Perlu Kamu Ketahui

Agus Mughni | Sabtu, 22/03/2025 23:58 WIB



Tikus merupakan hewan kosmopolitan atau hewan yang menempati hampir di semua habitat, yang dapat ditemukan di lingkungan rumah, hutan, hingga lingkungan berair. Gambar tikus (Foto: Pexels/Irina Lyadova)

Jakarta, Jurnas.com - Tikus merupakan hewan kosmopolitan atau hewan yang menempati hampir di semua habitat, yang dapat ditemukan di lingkungan rumah, hutan, hingga lingkungan berair. Salah satu hewan pengerat kecil ini sering kali menjadi sumber ketakutan dan kecemasan.

Namun, banyak anggapan keliru seputar tikus yang beredar di masyarakat, bahkan beberapa mitos yang tidak hanya aneh tapi juga salah kaprah. Berikut adalah lima mitos aneh tentang tikus yang perlu kamu ketahui.

Salah satunya adalah anggapan bahwa kucing dibutuhkan untuk membasmi tikus, padahal ini bukan solusi yang efektif. Meskipun kucing memang memiliki naluri berburu, tikus yang terinfeksi parasit justru bisa menularkan penyakit ke kucing, yang bisa berbahaya bagi kesehatan kucing.

Baca juga :
Trump Tingkatkan Perlawanan terhadap Kritikus termasuk Mantan Kepala FBI

Selain itu, banyak yang percaya bahwa makanan favorit tikus adalah keju. Kenyataannya, meskipun tikus bisa memakan keju, mereka lebih cenderung mencari makanan yang mudah didapatkan, seperti biji-bijian atau sisa makanan, bahkan dalam kondisi darurat, tikus pun tidak segan-segan memangsa sesamanya.

Tak hanya itu, sering pula kita mendengar bahwa kelalawar adalah tikus terbang, padahal keduanya merupakan hewan yang berbeda. Kelalawar tergolong dalam ordo Chiroptera, sedangkan tikus berasal dari ordo Rodentia, meskipun keduanya memiliki ciri fisik yang mirip, mereka bukanlah spesies yang sama.

Baca juga :
Sudewo Irit Bicara Usai Diperiksa KPK, Ajudan Sempat Halangi Wartawan

Mitos lain yang sering muncul adalah anggapan bahwa tikus bisa menggigit baja. Padahal, meskipun gigi tikus sangat kuat dan terus tumbuh, mereka hanya mampu menggigit bahan sekeras plastik atau kayu, bukan baja yang sangat keras.

Terakhir, banyak yang mengaitkan tikus dengan wabah pes atau Black Death yang terjadi di Eropa pada abad ke-13. Sebenarnya, kutu yang ada di tubuh tikuslah yang menyebarkan penyakit ini, bukan tikusnya sendiri, yang sering kali menjadi kambing hitam dalam sejarah tersebut. (*)

Baca juga :
KPK Kembali Periksa Bupati Pati Sudewo
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Mitos Tikus mitos tikus

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777