https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Biaya Bahan Bakar Melonjak, Margin Keuntungan Maskapai AS Tertekan

Muhammad Habib Saifullah | Jum'at, 23/10/2026 18:35 WIB



Biaya operasional yang lebih tinggi terus menggerus keuntungan dan melemahkan ekspektasi laba menjelang kuartal terakhir 2026. Jet maskapai penerbangan Amerika di gerbang di bandara Nasional Reagan Washington di Washington, AS 29 April 2020. (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Saat maskapai-maskapai besar Amerika Serikat (AS) melaporkan hasil operasional kuartal ketiga (Q3) 2026 mereka, kenaikan biaya bahan bakar menekan margin keuntungan, meskipun permintaan perjalanan kuat.

Meski pendapatan mencetak rekor dan permintaan perjalanan kuat, biaya operasional yang lebih tinggi terus menggerus keuntungan dan melemahkan ekspektasi laba menjelang kuartal terakhir 2026.

American Airlines melaporkan rugi bersih sebesar 269 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp18.047) pada Q3 2026, meskipun membukukan rekor pendapatan sebesar 16,3 miliar dolar AS.

Baca juga :
Imbas Konflik Timteng, Biaya Bahan Bakar Maskapai AS Melonjak 78 Persen

Biaya bahan bakarnya naik 1,9 miliar dolar AS, atau 67,5 persen, dengan rata-rata biaya bahan bakar sebesar 3,85 dolar AS per-galon.

Maskapai tersebut memperkirakan akan membayar 4,7 dolar AS per galon pada kuartal keempat (Q4) 2026, hampir dua kali lipat harga yang dibayar pada Q4 2025, dengan beban bahan bakar kuartalan diproyeksikan naik sekitar 2,8 miliar dolar AS secara tahunan (year on year/yoy).

Baca juga :
Belanja Maskapai AS Naik Signifikan Imbas Konflik Timur Tengah

American Airlines juga menurunkan proyeksi setahun penuh, dengan memperkirakan kerugian yang disesuaikan sebesar 1 hingga 1,6 dolar AS per saham, dibandingkan proyeksi sebelumnya yaitu rugi 65 sen hingga laba 65 sen per saham.

Sementara itu, Southwest Airlines melaporkan tantangan serupa pada Rabu (21/10), meskipun laba Q3-nya melampaui ekspektasi Wall Street.

Baca juga :
Ukraina Pastikan Langitnya Aman Dilintasi

Menurut siaran pers Southwest Airlines, maskapai yang berbasis di Dallas itu, membukukan laba bersih sebesar 270 juta dolar AS dengan pendapatan operasional naik 21,2 persen menjadi 8,4 miliar dolar AS, rekor Q3 bagi perusahaan.

Namun, beban bahan bakar Southwest Airlines naik 821 juta dolar AS dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan biaya bahan bakar Q3-nya mencapai 3,92 dolar AS per galon, di atas asumsi sebelumnya yang sebesar 3,7-3,75 dolar AS per galon.

"Permintaan tetap kuat seiring kami melewati periode penerapan biaya bagasi tahun lalu dan inisiatif komersial lainnya, yang memperkuat keyakinan kami bahwa kekuatan laba yang telah kami bangun bersifat tahan lama, bahkan dengan biaya bahan bakar yang jauh lebih tinggi," kata CEO Southwest Airlines Bob Jordan dalam siaran pers mengenai pendapatan Q3 2026 perusahaan tersebut.

"Kami tetap yakin akan kemampuan kami untuk memperkuat laba, meningkatkan imbal hasil, dan memperluas margin seiring waktu," kata Bob.

Southwest Airlines mengasumsikan biaya bahan bakar Q4 2026 sekitar 4,55 dolar AS per galon, berdasarkan kurva berjangka (forward curve) per 15 Oktober 2026.

United Airlines pada Selasa (20/10) melaporkan pendapatan Q3 2026 sebesar 17,9 miliar dolar AS, naik 17,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan laba bersih mencapai 1 miliar dolar AS. Namun, beban bahan bakarnya naik 1,8 miliar dolar AS, atau 62 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut laporan laba Q3 2026 perusahaan tersebut.

United Airlines memperkirakan akan membayar sekitar 4,8 dolar AS per galon untuk bahan bakar pada Q4 2026, dibandingkan 3,9 dolar AS pada Q3 2026. Maskapai tersebut memproyeksikan laba yang disesuaikan sebesar 50 sen hingga 1,5 dolar AS per saham untuk Q4 2026, di bawah ekspektasi Wall Street.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Maskapai AS Laba Maskapai AS Bahan Bakar Pesawat

Terkini | Jum'at, 23/10/2026 19:49 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777