Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta. (Foto: Dok. Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta Kementerian Luar Negeri (Kemlu) meningkatkan kesiapsiagaan dalam melindungi warga negara Indonesia (WNI) yang berada di sejumlah negara Eropa. Langkah ini menyusul gelombang demonstrasi yang terjadi di Prancis, Portugal, Italia, Belgia, hingga Albania.
Sukamta menilai, dinamika politik dan aksi massa di negara-negara tersebut perlu diantisipasi agar tidak mengancam keselamatan WNI, terutama jika situasi berkembang menjadi bentrokan dengan aparat keamanan.
“Kita menghormati proses demokrasi dan dinamika politik dalam negeri negara-negara sahabat. Namun, pemerintah juga harus mengantisipasi kemungkinan memburuknya situasi yang dapat mengganggu keamanan warga negara kita di sana,” kata Sukamta dalam keterangan pers, Selasa (20/10).
Politikus PKS itu meminta seluruh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di wilayah terdampak untuk memantau perkembangan situasi secara intensif. Koordinasi dengan otoritas setempat juga dinilai penting untuk memastikan langkah perlindungan dapat dilakukan dengan cepat.
Menurutnya, informasi mengenai titik-titik demonstrasi dan wilayah rawan harus disampaikan kepada WNI agar mereka dapat menghindari lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Sukamta mengingatkan, mahasiswa, pekerja migran, dan wisatawan Indonesia perlu mendapat perhatian khusus. Perwakilan RI diminta tidak hanya mengandalkan pemantauan situasi, tetapi juga aktif menjalin komunikasi dengan komunitas WNI serta organisasi mahasiswa Indonesia di masing-masing negara.
“Jangan sampai kita terlambat mengetahui ada warga kita yang mengalami kesulitan. KBRI dan KJRI harus memastikan jalur komunikasi darurat mudah dihubungi dan bantuan konsuler bisa segera diberikan apabila diperlukan,” tegasnya.
Dia menambahkan, kesiapan saluran pengaduan dan komunikasi darurat menjadi bagian penting dalam penanganan situasi krisis. Dengan begitu, setiap persoalan yang dihadapi WNI dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti oleh perwakilan Indonesia.
Adapun demonstrasi di sejumlah negara Eropa tersebut dipicu beragam persoalan, mulai dari tekanan ekonomi, kenaikan biaya hidup, kebijakan pendidikan, hingga ketidakpuasan terhadap pemerintah.
Di beberapa lokasi, aksi massa bahkan diwarnai bentrokan dengan aparat keamanan.
Selasa, 20/10/2026 17:07 WIB
Selasa, 20/10/2026 16:02 WIB
Selasa, 20/10/2026 08:35 WIB
Sabtu, 17/10/2026 08:35 WIB
Jum'at, 16/10/2026 20:42 WIB
Jum'at, 09/10/2026 13:05 WIB
Selasa, 20/10/2026 11:32 WIB