https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hari Informasi Berlebih Setiap 20 Oktober, Ini Sejarahnya

Vaza Diva | Selasa, 20/10/2026 04:04 WIB



Di era digital saat ini, arus informasi mengalir tanpa henti setiap detiknya melalui media sosial, situs berita, aplikasi pesan, hingga surat elektronik. Ilustrasi - Hari Informasi Berlebih setiap 20 Oktober (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Di era digital saat ini, arus informasi mengalir tanpa henti setiap detiknya melalui media sosial, situs berita, aplikasi pesan, hingga surat elektronik.

Namun, kemudahan akses tersebut sering kali berujung pada kondisi beban informasi berlebih (information overload).

Untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai dampak fenomena ini, dunia memperingati Hari Informasi Berlebih (Information Overload Day) setiap tanggal 20 Oktober.

Baca juga :
Sejarah HUT Provinsi Sulawesi Selatan yang Diperingati Setiap 19 Oktober

Perlu diluruskan bahwa peringatan ini secara resmi jatuh pada tanggal 20 Oktober, bukan 20 September.

Momen ini difokuskan sebagai ajang refleksi bagi para pekerja profesional maupun masyarakat umum dalam mengelola konsumsi data harian serta menjaga kesehatan mental di tengah derasnya paparan media digital.

Baca juga :
Hari Pembantu Perawatan Kesehatan Setiap 18 Oktober, Ini Sejarahnya

Sejarah Hari Informasi Berlebih dicetuskan pertama kali pada tahun 2008 oleh Jonathan Spira, seorang pakar industri, peneliti, dan Chief Analyst di firma riset Basex.

Inisiatif ini lahir setelah riset Basex menunjukkan bahwa banjir informasi di tempat kerja—seperti tumpukan email yang tidak relevan, interupsi pesan singkat, dan rapat yang berlebihan—menyebabkan penurunan produktivitas kerja secara signifikan serta memicu stres bagi para karyawan.

Baca juga :
Mengapa Hari Asuransi Nasional Diperingati Setiap 18 Oktober?

Gagasan Spira disambut hangat oleh berbagai perusahaan teknologi ternama, termasuk organisasi profesional yang peduli pada efisiensi kerja dan kesejahteraan mental.

Sejak saat itu, setiap tanggal 20 Oktober dijadikan agenda tahunan untuk mendorong individu maupun perusahaan mengevaluasi kembali kebiasaan komunikasi digital mereka.

Kondisi kelebihan informasi tidak hanya berdampak pada kelelahan fisik dan mental, tetapi juga menyulitkan seseorang dalam fokus serta membedakan mana informasi yang benar-benar penting dan mana yang sekadar distraksi atau hoaks.

Melalui peringatan ini, masyarakat diimbau untuk mempraktikkan digital detox, membatasi notifikasi yang tidak perlu, serta lebih bijak dan selektif dalam menyerap maupun membagikan konten di ruang siber.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hari Informasi Berlebih 20 Oktober Peringatan Dunia Bulan Oktober

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777