Minggu, 18/10/2026 22:57 WIB

Sejarah HUT Provinsi Sulawesi Selatan yang Diperingati Setiap 19 Oktober





Tanggal 19 Oktober menjadi salah satu momentum paling bersejarah bagi seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.

Ilustrasi - HUT Sulawesi Selatan setiap 19 Oktober, ini sejarahnya (Foto: Sulbar)

Jakarta, Jurnas.com - Tanggal 19 Oktober menjadi salah satu momentum paling bersejarah bagi seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.

Setiap tahunnya, tanggal ini diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Selatan, sebuah perayaan yang bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan wujud refleksi atas perjalanan panjang sejarah, budaya, dan pembangunan di tanah "Bumi Passamaturukang".

Sejarah pembentukan Provinsi Sulawesi Selatan berakar dari perjalanan administratif wilayah di Indonesia Pasca-Kemerdekaan.

Pada awal kemerdekaan Republik Indonesia, wilayah Sulawesi masih berbentuk satu provinsi tunggal, yaitu Provinsi Sulawesi dengan pusat pemerintahan berkedudukan di Makassar.

Seiring dengan perkembangan dinamika politik dan tuntutan efisiensi pemerintahan daerah, penataan administratif wilayah Sulawesi mulai dilakukan secara bertahap. Langkah krusial menuju lahirnya Provinsi Sulawesi Selatan terjadi pada era 1960-an.

Melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 47 Tahun 1960 yang kemudian disahkan menjadi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964, Pemerintah Republik Indonesia secara resmi membagi Provinsi Sulawesi menjadi dua wilayah tingkatan I, yakni Provinsi Sulawesi Utara-Tengah dan Provinsi Sulawesi Selatan-Tenggara.

Proses pemekaran wilayah tidak berhenti di situ. Berdasarkan aspirasi masyarakat dan pertimbangan geografis serta efektivitas pelayanan publik, Sulawesi Tenggara kemudian memisahkan diri menjadi provinsi tersendiri.

Langkah ini memunculkan pembentukan Provinsi Sulawesi Selatan sebagai entitas otonom yang berdiri sendiri.

Berdasarkan penetapan regulasi dan momentum bersejarah penataan daerah tersebut, tanggal 19 Oktober 1960 disepakati dan ditetapkan sebagai hari lahir resmi Provinsi Sulawesi Selatan.

Wilayah Sulawesi Selatan memiliki rekam jejak peradaban yang kaya, ditopang oleh empat pilar suku utama yaitu Bugis, Makassar, Toraja, dan Mandar (sebelum Mandar mekar menjadi bagian dari Sulawesi Barat pada tahun 2004).

Integrasi kebudayaan, nilai-nilai kearifan lokal seperti Siri` na Pacce (harga diri dan solidaritas kemanusiaan), serta ketangguhan para pahlawan nasional dari daerah ini seperti Sultan Hasanuddin, Sheikh Yusuf, dan Syekh Yusuf Al-Makassari menjadi fondasi utama dalam pembentukan identitas Sulawesi Selatan.

Peringatan HUT Provinsi Sulawesi Selatan setiap tanggal 19 Oktober kini menjadi panggung untuk memperkuat persatuan seluruh elemen masyarakat di 24 kabupaten dan kota.

Melalui momentum peringatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama warga senantiasa menegaskan komitmen untuk menjaga kelestarian warisan budaya, mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, serta memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai simpul kemajuan dan gerbang utama Indonesia bagian timur.

KEYWORD :

HUT Sulawesi Selatan 19 Oktober Sejarah Indonesia Bulan Oktober




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :