https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Sanksi Dicabut, Legislator Minta Pengawasan Semen Baturaja Diperketat

Samrut Lellolsima | Selasa, 13/10/2026 12:26 WIB



Di mana-mana kita mendorong tumbuhnya industri berkelanjutan sebagai model operasi manufaktur dan bisnis yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Halim. (Foto: Ist)

 

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim meminta Kementerian Perindustrian memperketat pengawasan terhadap PT Semen Baturaja menyusul pencabutan sanksi administratif atas keluhan polusi debu yang disampaikan warga sekitar pabrik.

Baca juga :
AS-Yaman Bahas Perluasan Sanksi Internasional Bagi Milisi Houthi

Menurut Chusnunia, pencabutan sanksi tidak boleh membuat perusahaan mengendurkan upaya pengendalian pencemaran lingkungan.

Sebaliknya, hal itu harus menjadi momentum bagi perusahaan untuk membuktikan komitmennya menjalankan industri yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab secara sosial.

Baca juga :
Legislator PKB Soroti Kunci Keberhasilan Program Pendidikan Prabowo

“Di mana-mana kita mendorong tumbuhnya industri berkelanjutan sebagai model operasi manufaktur dan bisnis yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan dan tanggung jawab sosial,” kata Chusnunia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (13/10).

Legislator Fraksi PKB ini menegaskan, keberhasilan industri tidak cukup diukur dari keuntungan bisnis maupun kontribusinya terhadap perekonomian.

Baca juga :
Legislator Minta Pengelolaan Benda Sejarah dari Belanda Libatkan Ahli Waris

Perusahaan juga harus memastikan aktivitas produksinya tidak mengorbankan kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di sekitar kawasan industri.

Menurutnya, konsep industri berkelanjutan harus dijalankan melalui tiga aspek utama, yakni lingkungan, sosial, dan ekonomi. Ketiganya perlu berjalan beriringan agar kegiatan industri dapat terus berkembang tanpa menimbulkan beban bagi masyarakat.

Dari sisi lingkungan, perusahaan dituntut menekan emisi, meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan air, mengelola limbah dengan baik, serta menerapkan prinsip ekonomi sirkular.

Sementara dari aspek sosial, perusahaan harus menjamin keselamatan dan kesejahteraan pekerja sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi produksi.

Adapun dari sisi ekonomi, keberlanjutan bisnis perlu ditopang efisiensi operasional dan inovasi untuk menjaga ketahanan perusahaan dalam jangka panjang.

Chusnunia menilai, persoalan debu yang dikeluhkan warga menjadi pengingat bahwa kegiatan industri memiliki konsekuensi yang harus dikelola secara serius. Terlebih, aktivitas pabrik yang berdekatan dengan permukiman membuat perlindungan kesehatan warga tidak bisa dikesampingkan.

“Pertanyaan pentingnya adalah siapa yang menikmati manfaat ekonomi dari aktivitas industri dan siapa yang menanggung risiko lingkungannya. Jangan sampai keuntungan industri di satu sisi berubah menjadi biaya sosial yang harus ditanggung masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, Chusnunia memastikan akan terus mengawal persoalan tersebut agar perusahaan benar-benar menjalankan kewajiban pengelolaan lingkungan. Ia juga meminta Kementerian Perindustrian meningkatkan pengawasan sehingga persoalan serupa tidak kembali terjadi.

Sebelumnya, PT Semen Baturaja dikenai sanksi administratif oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung setelah warga Kelurahan Way Laga mengeluhkan polusi debu dari aktivitas pabrik.

Sanksi tersebut kemudian dicabut pada 7 September 2026. Namun, pencabutan itu disertai peringatan bahwa perusahaan dapat menghadapi sanksi yang lebih berat apabila kembali terjadi permasalahan lingkungan.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi VII Chusnunia Chalim Semen Baturaja sanksi Kemenperin

Terkini | Selasa, 13/10/2026 13:29 WIB

News

Karhutla Kalimantan, Legislator PKS Kirim Oksigen dan Masker

News

Sanksi Dicabut, Legislator Minta Pengawasan Semen Baturaja Diperketat

Info Bank BNI

Tanggap Darurat, BNI Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Padang

News

Menhut Bakal Sanksi 5-6 Perusahaan Terkait Karhutla dan Tambah Polisi Hutan

News

Trump Tak Percaya China dan Rusia Bantu Iran: Terlalu Banyak Risiko

Olahraga

Bernardo Silva Meredup, Real Madrid Masih Berburu Gelandang

Gaya Hidup

Studi: Konsumsi Gula Saat Minum Antibiotik Bisa Bahayakan Bakteri Usus

News

Arab Saudi Disebut Tolak Tawaran Israel Ikut Perangi Houthi, Ini Alasannya

Olahraga

Inter Bidik Posisi Delapan Besar di Liga Champions 2026/2027

Gaya Hidup

Mengapa Hari Tanpa Bra Sedunia Diperingati Setiap 13 Oktober?

Humanika

Mengenal Sunan Ampel, Pelopor Dakwah Islam di Tanah Jawa

Kesehatan

Hari Trombosis Sedunia Setiap 13 Oktober, Ini Sejarah dan Maknanya

News

TEP ITB Hadirkan Teknologi Digital dan Edukasi Kesehatan untuk Warga Papua

Ototekno

Cara Mudah Menjadikan Laptop Sebagai Layar Tambahan Komputer

News

Trump Buka Peluang Bertemu Kim Jong Un saat Lawatan ke Asia, Isyaratkan Ini

Humanika

Hari Pengurangan Risiko Bencana Setiap 13 Oktober, Ini Sejarahnya

Ototekno

Aplikasi Laptop Penting yang Wajib Diinstal Mahasiswa

Ototekno

Panduan Lengkap Cara Membaca Kode Pada Ban Mobil

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777