Gelandang anyar Real Madrid, Bernardo Silva (Foto: Marca)
Madrid, Jurnas.com - Keputusan Real Madrid memboyong Bernardo Silva di bawah kepemimpinan pelatih Jose Mourinho pada bursa transfer musim panas lalu belum membuahkan hasil manis di atas lapangan.
Pemain asal Portugal tersebut didatangkan secara gratis ke Santiago Bernabeu meski sebelumnya santer dikabarkan menuju Atletico Madrid.
Mourinho merekrut gelandang serbaguna ini untuk mengisi kekosongan peran setelah kepergian Dani Ceballos, dengan harapan Silva mampu mengontrol tempo permainan dan mengalirkan bola dari lini tengah.
Namun, Mou sempat menyinggung kondisi fisik Bernardo Silva pada masa pramusim dengan mengungkapkan bahwa kompatriotnya tersebut datang dalam kondisi kebugaran yang kurang optimal.
"Ia adalah profil pemain yang justru merasa lebih baik ketika tidak melakukan apa pun selama liburan," ujar Mourinho saat pramusim.
Kendati Mourinho sempat mempercayainya di awal musim, menit bermain Bernardo Silva kini merosot tajam. Setelah tampil sejak bangku cadangan pada pekan ketiga La Liga kontra Malaga selama 13 menit, Silva belum pernah lagi turun sebagai starter sejak laga melawan Rayo Vallecano pada 12 September.
Sejak kemenangan 4-1 atas Rayo tersebut, mantan pemain Manchester City itu hanya mencatatkan delapan menit penampilan saat melakoni laga derbi, serta sama sekali tidak dimainkan saat Madrid bersua Villarreal maupun Elche.
Alasan kurangnya kebugaran fisik pramusim dinilai tak lagi relevan setelah sepertiga kompetisi berjalan, meski Mourinho dilaporkan masih menaruh keyakinan untuk memulihkan performa sang pemain.
Hingga kini, dikutip dari Marca pada Selasa (13/10), El Real masih belum menemukan formula tepat untuk mengatasi permasalahan permainan tim. Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde kian kokoh di lini tengah, sementara Arda Guler dipercaya menopang Jude Bellingham, Kylian Mbappe, dan Vinicius Junior yang posisinya belakangan mulai tergeser oleh Diomande.
Mourinho sempat mencoba menempatkan Bernardo Silva mendampingi Valverde dalam skema double pivot pada awal musim. Namun, meski memiliki visi bermain yang apik, Silva dinilai tidak memiliki daya jelajah dan intensitas fisik seperti gelandang Uruguay, sehingga eksperimen taktik tersebut gagal berjalan mulus.
Opsi untuk mendorongnya lebih ke depan sebagai gelandang serang atau mendekati kotak penalti juga jarang diterapkan, dan ketika dicoba dari bangku cadangan, dampaknya dinilai belum memuaskan. Di sektor serangan, peluang bermain Silva kian berat mengingat Diomande kini menjadi opsi utama.
Situasi sulit di level klub turut berimbas pada kiprah internasionalnya bersama tim nasional Portugal. Dalam empat kemenangan yang diraih Portugal sepanjang jeda UEFA Nations League, Bernardo Silva hanya bermain total selama tujuh menit, yakni tiga menit saat menghadapi Norwegia dan empat menit di leg kedua, tanpa mencatatkan penampilan melawan Wales maupun Denmark.
Selasa, 13/10/2026 12:13 WIB
Selasa, 13/10/2026 11:03 WIB
Jum'at, 09/10/2026 13:05 WIB