https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Agustus 2026, Kredit Perbankan Tumbuh 13,65 Persen

Untung Subagja | Senin, 05/10/2026 18:05 WIB



Pertumbuhan tersebut meningkat tipis dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 13,58 persen (yoy), dengan nilai kredit sebesar Rp9.135 triliun Suasana pelantikan pegawawai baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto Istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - Hingga Agustus 2026, kredit perbankan nasional tumbuh 13,65 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) jadi Rp9.178 triliun.

Pertumbuhan tersebut meningkat tipis dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 13,58 persen (yoy), dengan nilai kredit sebesar Rp9.135 triliun.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengatakan, penguatan fungsi intermediasi tersebut didorong oleh solidnya permintaan pembiayaan dari sektor korporasi dan aktivitas investasi.

Baca juga :
Hotspot Karhutla Nasional Turun Jadi 527 Titik, Kalteng Justru Naik

"Intermediasi perbankan melanjutkan tren penguatan dengan pertumbuhan kredit pada Agustus 2026 naik ke level 13,65 persen year-on-year, sehingga total penyaluran kredit menjadi sebesar Rp9.178 triliun," ujar Dian di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 25,11 persen (yoy). Selanjutnya, kredit modal kerja tumbuh 11,45 persen (yoy), sedangkan kredit konsumsi meningkat 5,07 persen (yoy).

Baca juga :
September 2026, Penghimpunan Dana Pasar Modal Capai Rp186 Triliun

Berdasarkan kategori debitur, kredit korporasi mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yakni 22,18 persen (yoy). Sementara itu, kredit segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tumbuh 2,38 persen (yoy).

Dari sisi kepemilikan bank, penyaluran kredit kelompok bank BUMN mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 16,41 persen (yoy).

Baca juga :
Alex Scott Cedera usai Debut Gemilang Bersama Timnas Inggris

Pada segmen pembiayaan digital, kredit Buy Now Pay Later (BNPL) perbankan yang tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) mencapai Rp31,41 triliun per Agustus 2026. Nilai tersebut setara dengan 0,34 persen dari total pembiayaan perbankan.

Secara tahunan, penyaluran BNPL tumbuh 29,10 persen (yoy), meskipun sedikit melambat dibandingkan periode sebelumnya yang tumbuh 31,22 persen (yoy).

Dari sisi jumlah nasabah, akun pengguna BNPL terus meningkat menjadi 34 juta rekening dari 33,50 juta rekening pada Juli 2026.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh 10,94 persen (yoy) menjadi Rp10.413 triliun.

Deposito mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 13,10 persen (yoy), diikuti giro yang tumbuh 9,82 persen (yoy) dan tabungan sebesar 9,56 persen (yoy)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Otoritas Jasa Keuangan Kredit Perbankan

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777