https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Reshuffle Kabinet, Prabowo Dinilai Mulai Lepas dari Bayang Jokowi

Muhammad Habib Saifullah | Jum'at, 02/10/2026 18:31 WIB



Direktur Eksekutif Arah Institute, Sunardi Panjaitan, menilai pergeseran reshuffle kali ini menegaskan arah politik baru dalam pemerintahan Kabinet Merah Putih. Presiden RI Prabowo Subianto kembali merombak susunan Kabinet Merah Putih.

Jakarta, Jurnas.com - Langkah Presiden Prabowo Subianto yang kembali melakukan perombakan (reshuffle) kabinet dinilai sebagai sinyal kuat konsolidasi kekuasaan sekaligus upaya melepaskan diri dari bayang-bayang Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Reshuffle kali ini diwarnai pergantian posisi strategis, mulai dari jabatan Kapolri dari Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo kepada Komjen Suyudi Ario Setyo, hingga reposisi menteri koordinator.

Listyo Sigit selanjutnya digeser menjadi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Jenderal (TNI) Dudung Abdurachman yang kini menjabat Menko Polhukam. Sementara itu, posisi Menko PMK yang sebelumnya diisi Pratikno kini diserahkan kepada politisi terdekat Prabowo, Sugiono.

Baca juga :
Prabowo Reshuffle Kabinet: Listyo Sigit KSP, Dudung Menko Polkam

Direktur Eksekutif Arah Institute, Sunardi Panjaitan, menilai pergeseran figur-figur kunci ini menegaskan arah politik baru dalam pemerintahan Kabinet Merah Putih jelang memanasnya suhu politik pada 2027 mendatang.

"Digantinya Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Menko PMK Pratikno adalah sinyal bahwa hubungan Prabowo dan Jokowi sedang berada di fase yang kurang baik. Keduanya merupakan sosok sentral di era pemerintahan sebelumnya," ujar Sunardi dalam keterangannya, Kamis (1/10).

Baca juga :
Gantikan Sugiono, Ini Profil Menlu Baru Arrmanatha Nasir

Mengenai pengangkatan Listyo Sigit sebagai KSP, Sunardi menganalisis langkah tersebut diambil untuk mengakomodasi masa pensiun mantan Kapolri itu yang baru berakhir pada 2029.

"Di tubuh Polri tidak mungkin ada dua jenderal bintang empat aktif secara bersamaan. Salah satunya harus ditempatkan di luar struktur Polri. Pola ini serupa saat Jenderal (Purn) Tito Karnavian diangkat menjadi Mendagri ketika digantikan Listyo Sigit," jelas Sunardi.

Baca juga :
Ketua DPR: Listyo Sigit Diberhentikan dengan Hormat, Sudah Waktunya

Lebih lanjut, Sunardi memprediksi pasca-reshuffle ini, kerenggangan hubungan antara Prabowo dan Jokowi akan makin berlanjut.

Di sisi lain, Prabowo diperkirakan bakal makin memperkuat komunikasi politik dengan PDI Perjuangan, terlebih mengingat peran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai kian meredup dalam dinamika pemerintahan saat ini.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sunardi Panjaitan Reshuffle Kabinet Prabowo Subianto Joko Widodo

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777