https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Inilah Alasan Merah dan Hijau Jadi Warna Ikonik Natal

Agus Mughni | Senin, 23/12/2024 23:22 WIB



Inilah Alasan Merah dan Hijau Jadi Warna Ikonik Natal Ilustrasi Merah dan Hijau Jadi Warna Ikonik Natal (Foto: Pexels/Daniel Reche)

Jakarta, Jurnas.com - Merah dan hijau telah menjadi warna yang identik dengan Natal, menghiasi dekorasi, kartu ucapan, hingga pakaian yang dikenakan selama musim perayaan. Namun, pernahkah terpikir mengapa kedua warna ini dipilih dan menjadi simbol yang melekat erat pada Natal? Ternyata, ada sejarah panjang dan makna mendalam di balik pilihan ini.

Akar Sejarah Merah dan Hijau dalam Natal

1. Pengaruh Tradisi Kuno

Warna merah dan hijau memiliki akar sejarah yang jauh sebelum era modern. Pada zaman pagan Eropa, dedaunan hijau seperti holly (ilex) digunakan selama festival musim dingin untuk melambangkan harapan dan kehidupan abadi. Daun hijau yang tetap segar di tengah musim dingin dianggap sebagai simbol kekuatan alam melawan kerasnya cuaca dingin.

Bersamaan dengan itu, buah holly yang berwarna merah melambangkan kehangatan, perlindungan, dan keberanian. Kombinasi kedua warna ini kemudian diadopsi oleh tradisi Kristen untuk merayakan kelahiran Yesus Kristus.

Baca juga :
Natal Hagai Hot Tio School Dihadiri 1.000 Warga, Tema Cinta Tanpa Syarat

2. Simbolisme dalam Agama Kristen

Dalam simbolisme Kristen, merah melambangkan darah Yesus Kristus yang dicurahkan untuk menebus dosa umat manusia. Warna ini juga mewakili cinta, pengorbanan, dan keselamatan.

Hijau, di sisi lain, melambangkan kehidupan abadi dan harapan. Pohon cemara yang selalu hijau di musim dingin menjadi simbol utama harapan dan kehidupan dalam tradisi Natal. Gabungan merah dan hijau menciptakan pesan spiritual yang kuat: pengorbanan Yesus membawa harapan akan kehidupan yang kekal.

Baca juga :
15 Ribu Lebih Wisatawan Padati Kota Tua Saat Natal

3. Tradisi Abad Pertengahan

Pada Abad Pertengahan, drama liturgi yang dimainkan di gereja selama masa Advent menggunakan elemen-elemen visual, termasuk warna merah dan hijau. Pohon Paradise, yang melambangkan Taman Eden, dihiasi dengan apel merah (melambangkan dosa) dan daun hijau (melambangkan kehidupan). Praktik ini menjadi cikal bakal tradisi dekorasi Natal dengan elemen merah dan hijau.

Pengaruh Era Modern dalam Popularitas Warna Natal

1. Coca-Cola dan Santa Claus

Di era modern, popularitas merah dan hijau semakin meningkat berkat iklan Coca-Cola pada tahun 1930-an. Santa Claus digambarkan mengenakan pakaian merah dengan aksen putih, sementara latar belakang sering kali dihiasi elemen hijau seperti pohon Natal. Kampanye iklan ini memperkuat asosiasi warna merah dan hijau dengan perayaan Natal di seluruh dunia.

Baca juga :
Sejarah Sinterklas, Ikon Natal yang Mendunia

2. Dekorasi dan Komersialisasi

Lampu pohon Natal, pita, dan ornamen merah-hijau menjadi standar dekorasi di berbagai negara. Warna ini juga menciptakan kesan hangat, meriah, dan penuh semangat, menjadikannya pilihan utama untuk semua elemen yang terkait dengan Natal.

Makna Emosional Merah dan Hijau

Selain sejarah dan tradisi, merah dan hijau memiliki daya tarik psikologis.

  • Merah: Menghadirkan rasa kehangatan, cinta, dan energi. Warna ini menggugah semangat kebersamaan dan kebahagiaan selama Natal.
  • Hijau: Memberikan kesan tenang, damai, dan penuh harapan, sejalan dengan makna Natal sebagai momen refleksi dan harapan baru
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warna Ikonik Natal Merah dan Hijau Perayaan Natal

Terkini | Selasa, 12/05/2026 21:47 WIB

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777