https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Debut Manis di UCL, Fabregas: Serie A Tetap Paling Penting

Mutiul Alim | Jum'at, 11/09/2026 12:01 WIB



Pelatih kepala Como, Cesc Fabregas, menegaskan agar timnya tidak berpuas diri usai membantai RB Leipzig 4-1 pada laga debut bersejarah mereka di Liga Champions Pelatih FC Como, Cesc Fabregas (Foto: Football-Italia)

Milan, Jurnas.com - Pelatih kepala Como, Cesc Fabregas, menegaskan agar timnya tidak berpuas diri usai membantai RB Leipzig 4-1 pada laga debut bersejarah mereka di Liga Champions di Stadio Sinigaglia, pada Jumat (11/9) dini hari.

Seluruh gol kemenangan Como dilesakkan oleh deretan pemain yang membela klub sejak musim lalu, yakni Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan pemain pengganti Maxi Perrone.

Sementara itu, satu-satunya gol balasan dari RB Leipzig diciptakan oleh Andrija Maksimovic. Kemenangan ini menjadikan Como sebagai satu-satunya klub Italia yang berhasil mengamankan tiga poin pada Matchday 1 Liga Champions.

Baca juga :
Cetak Gol Debut di UCL, Assane Diao Wujudkan Mimpi Masa Kecil

Meskipun menikmati momen bersejarah tersebut, Fabregas menegaskan bahwa euforia kemenangan hanya boleh berlangsung singkat karena tim harus segera bersiap menghadapi laga Serie A kontra Parma pada awal pekan mendatang.

"Kami membutuhkan energi yang sama seperti malam ini. Ini adalah malam bersejarah bagi kota dan klub, sebuah hadiah yang layak kami dapatkan atas kerja keras musim lalu, tetapi Serie A tetap menjadi target terpenting karena kompetisi itulah yang memungkinkan Anda kembali ke Liga Champions," kata Fabregas dikutip dari Football Italia.

Baca juga :
Menang Lawan Bodo/Glimt, Kane: Bayern Baru Memulai Perjalanan Panjang

"Kami adalah tim muda yang terdorong oleh energi Liga Champions, tetapi saya akan sangat marah jika kami tidak memberikan segalanya di Serie A. Kami harus tetap membumi dan mampu tampil setiap tiga hari," dia menambahkan.

Mengenai jalannya pertandingan, Fabregas menjelaskan alasannya beralih menggunakan skema lima bek di pertengahan babak kedua setelah timnya unggul tiga gol.

Baca juga :
Sesko: Kemenangan MU Jadi Modal Hadapi Derby Manchester

Menurutnya, Leipzig mengubah sistem mereka dengan menumpuk pemain serta mengandalkan keunggulan fisik di sektor sayap. Faktor kelelahan membuat Fabregas memilih untuk mengontrol situasi daripada terus menekan, mengingat tingkat persaingan tinggi di Liga Champions.

Menanggapi investasi besar dan kehadiran sejumlah pemain baru di bursa transfer musim panas, Fabregas mengakui bahwa proses integrasi tim masih terus berjalan. Rekrutan anyar seperti Kaiki dan Moise Kean dinilai masih membutuhkan waktu untuk memahami skema pergerakan dan koordinasi bertahan tim secara utuh.

"Kami perlu membenahi berbagai hal terutama saat bertahan. Kita harus ingat bahwa musim lalu kami bertanding tanpa Diao selama sembilan bulan akibat cedera. Seseorang dengan potensinya selalu memberi Anda peluang. Orang-orang mengatakan kami membayar mahal untuk beberapa pemain ini, tetapi itu relatif. Mereka memiliki potensi, sangat muda, dan banyak dari mereka akan berkembang setiap tahunnya. Hal itu membutuhkan kesabaran," kata Fabregas.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Cesc Fabregas Como vs Leipzig Liga Champions Serie A

Terpopuler

Selasa, 08/09/2026 14:30 WIB
Gaya Hidup

Apakah Keracunan Makanan Bisa Bikin Amnesia?

Jum'at, 11/09/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

Hari Radio Nasional Setiap 11 September, Ini Sejarahnya

Selasa, 08/09/2026 10:26 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Persija Jakarta vs Persib Bandung

Selasa, 08/09/2026 10:45 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung vs Persjia Jakarta

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777