https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Komisi XI Minta Pemerintah Pastikan Program Rekening Gratis Tepat Sasaran

Marlen Sitompul | Jum'at, 11/09/2026 10:28 WIB



Komisi XI DPR mendesak pemerintah memastikan program pembukaan 200 juta rekening massal memprioritaskan masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan. Anggota Komisi XI DPR RI, Marwan Jafar. (Foto: Dok. Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKB, Marwan Jafar, mendesak pemerintah memastikan program pembukaan 200 juta rekening massal benar-benar memprioritaskan masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan (unbanked). Program amanah Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan BRI dan BSI dengan saldo awal Rp50.000 per rekening ini dinilai berpotensi kurang efektif jika berujung pada kepemilikan rekening ganda.

“Amanah Presiden Prabowo untuk membuka rekening secara massal harus dipastikan tepat sasaran. Masyarakat yang sama sekali belum memiliki rekening perbankan harus menjadi prioritas. Jangan sampai seseorang yang sudah memiliki rekening di bank lain kemudian dibukakan lagi di BRI atau BSI,” ujar Marwan di Jakarta, Kamis (10/9).

Marwan menegaskan, kunci keberhasilan program pemilikan rekening bagi lebih dari 200 juta warga ini terletak pada ketatnya verifikasi dan validasi data calon penerima di lapangan. Langkah identifikasi dini sangat krusial guna mencegah adanya penumpukan insentif atau tumpang tindih data penerima manfaat.

Baca juga :
Komisi XI: Pimpinan Baru BI Harus Dorong Pertumbuhan Ekonomi

“Jangan sampai karena mengejar target pembukaan rekening, kemudian terjadi tumpang tindih penerima. Data harus diverifikasi dengan baik agar satu orang tidak menerima rekening atau dana pembukaan secara ganda,” tegasnya.

Mantan Menteri Desa ini menilai, insentif saldo awal Rp50.000 dari pemerintah akan berdampak luas jika difokuskan pada warga daerah terpencil yang menghadapi hambatan geografis maupun finansial. Namun, efektivitas inklusi keuangan tidak boleh hanya diukur dari kuantitas angka rekening yang berhasil dicetak.

Baca juga :
Marwan Jafar: Pengganti Perry Warjiyo Wajib Jaga Independensi BI

“Literasi keuangan ini penting agar amanah Presiden Prabowo dapat terealisasikan. Jangan sampai masyarakat hanya memiliki rekening, tetapi tidak memahami cara menggunakannya, menjaga keamanan data, maupun memanfaatkan layanan secara bijak,” kata Marwan mendorong pendampingan berkelanjutan.

Guna menjaga akuntabilitas anggaran, Marwan mendesak pemerintah bersama perbankan pelaksana rutin melakukan pemantauan serta evaluasi secara berkala. Evaluasi tersebut mencakup identifikasi profiling penerima hingga keaktifan penggunaan transaksi rekening setelah diterbitkan.

Baca juga :
Komisi XI Pastikan Transisi Kepemimpinan BI Tak Ganggu Stabilitas Negara

“Evaluasi tidak hanya mengukur jumlah rekening yang berhasil dibuka, tetapi juga memeriksa ketepatan penerima, potensi rekening ganda, serta tingkat pemanfaatan rekening setelah dibuka,” pungkas Marwan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Komisi XI DPR Marwan Jafar Program Rekening Gratis

Terpopuler

Selasa, 08/09/2026 14:30 WIB
Gaya Hidup

Apakah Keracunan Makanan Bisa Bikin Amnesia?

Jum'at, 11/09/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

Hari Radio Nasional Setiap 11 September, Ini Sejarahnya

Selasa, 08/09/2026 10:26 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Persija Jakarta vs Persib Bandung

Selasa, 08/09/2026 10:45 WIB
Olahraga

Prediksi Susunan Pemain Persib Bandung vs Persjia Jakarta

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777