Seseorang sedang berwudhu.
Jakarta, Jurnas.com - Wudhu merupakan sarana bersuci dari hadats kecil sekaligus syarat sah utama sebelum seorang Muslim melaksanakan salat.
Dalam pelaksanaannya, fikih Islam membedakan antara rukun wudhu (hal wajib yang menentukan sahnya wudhu) dan sunnah wudhu (amalan pelengkap yang dicontohkan Rasulullah SAW).
Mengamalkan sunnah-sunnah wudhu tidak hanya menambah kesempurnaan ibadah bersuci, tetapi juga melipatgandakan pahala serta menggugurkan dosa-dosa kecil bersamaan dengan basuhan air wudhu.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini 8 amalan sunnah dalam wudhu yang dianjurkan untuk selalu dikerjakan:
1. Membaca Basmalah dan Niat dalam Hati
Membaca Bismillah sebelum menyentuh air merupakan sunnah yang sangat ditekankan. Mengawali proses bersuci dengan menyebut nama Allah SWT menghadirkan keberkahan dan kesadaran spiritual bahwa aktivitas bersuci tersebut adalah bentuk penghambaan.
2. Membasuh Kedua Telapak Tangan Hingga Pergelangan
Sebelum memasukkan tangan ke dalam wadah atau mengalirkan air ke anggota wudhu lainnya, disunnahkan membasuh kedua telapak tangan sebanyak tiga kali. Amalan ini memastikan kebersihan tangan sebelum membasuh anggota tubuh yang sensitif seperti wajah dan mulut.
3. Bersiwak atau Menggosok Gigi
Rasulullah SAW sangat menyukai siwak, terutama sebelum menunaikan salat dan saat berwudhu. Menggosok gigi atau bersiwak sebelum berkumur membantu membersihkan sisa makanan di mulut sehingga kondisi mulut menjadi bersih dan harum saat menghadap Allah SWT.
4. Berkumur (Madhmadhah) dan Menyerap Air ke Hidung (Istinsyaq)
Berkumur-kumur untuk membersihkan rongga mulut dan memasukkan air ke dalam lubang hidung lalu menyemprotkannya keluar (istintsar) merupakan sunnah muakkad. Amalan ini efektif membersihkan kotoran dan kuman yang terperangkap di rongga pernapasan.
5. Membasuh Setiap Anggota Wudhu Sebanyak Tiga Kali (Tatsliits)
Membuat basuhan menjadi tiga kali pada anggota wudhu wajib (seperti wajah, kedua tangan, dan kaki) adalah sunnah yang diajarkan Nabi SAW. Basuhan pertama berstatus wajib/rukun, sedangkan basuhan kedua dan ketiga berfungsi menyempurnakan dan meratakan air wudhu.
6. Menyela-nyela Jari Tangan, Jari Kaki, dan Janggut (Takhliil)
Bagi laki-laki yang memiliki janggut lebat, disunnahkan menyela-nyelai rambut janggut dengan air basah agar air meresap ke kulit wajah. Selain itu, menyela-nyelai jari-jemari tangan dan kaki (takhliil al-asabi`) memastikan tidak ada lipatan kulit yang terlewat dari basuhan air.
7. Mengusap Seluruh Kepala dan Kedua Telinga
Rukun wudhu wajib hanya mengharuskan mengusap sebagian kepala. Namun, mengusap seluruh bagian kepala dari batas rambut depan hingga tengkuk belakang, lalu mengusap bagian dalam dan luar kedua daun telinga dengan air yang baru, merupakan sunnah sempurna yang dicontohkan Rasulullah SAW.
8. Membaca Doa Setelah Selesai Wudhu
Mengakhiri prosesi bersuci dengan menghadap kiblat, menengadahkan tangan, dan membaca doa setelah wudhu adalah amalan bernilai pahala luar biasa. Dalam hadis shahih riwayat Muslim, disebutkan bahwa barang siapa membaca doa setelah wudhu dengan ikhlas, akan dibukakan baginya delapan pintu surga.
Sabtu, 22/08/2026 19:49 WIB
Sabtu, 22/08/2026 19:36 WIB
Sabtu, 22/08/2026 19:07 WIB
Rabu, 19/08/2026 21:36 WIB