Pemilik saham Chelsea, Todd Boehly (Foto: Sports Mole)
London, Jurnas.com - Chelsea berpotensi mengalami perubahan pada struktur kepemilikan klub, setelah Todd Boehly menjadi salah satu dari dua pihak yang tengah berdiskusi untuk menjual porsi saham mereka di The Blues.
Perkembangan ini muncul di tengah persiapan armada Chelsea mengarungi laga pembuka Liga Premier kontra Fulham pada 24 Agustus mendatang di bawah komando pelatih baru Xabi Alonso.
Kendati antusiasme publik cukup tinggi menantikan kiprah deretan pemain baru racikan Alonso, laporan The Financial Times mengungkapkan potensi dinamika besar yang terjadi di balik layar Stamford Bridge.
Menurut laporan tersebut, Todd Boehly dan Mark Walter sedang dalam pembicaraan untuk melepas kepemilikan saham mereka di Chelsea. Saat ini, Boehly dan Walter masing-masing menguasai 12,8 persen saham, sementara porsi mayoritas sebesar 61,5 persen dipegang oleh Clearlake Capital.
Dikutip dari Sports Mole pada Selasa (18/8), hingga kini belum ada kepastian terkait Hansjorg Wyss atau pemilik 12,8 persen saham tersisa, akan mengambil langkah serupa.
Berdasarkan kesepakatan antar-pemilik yang berlaku hingga 2032, keempat pihak yang terlibat dilaporkan hanya diizinkan menjual porsi saham mereka kepada sesama pemegang saham yang ada. Belum diketahui seberapa cepat proses negosiasi internal ini akan bergulir.
Perkembangan di tingkat kepemilikan BlueCo diprediksi tidak akan mengganggu aktivitas transfer Chelsea di sisa bursa transfer musim panas ini. Langkah belanja klub sebagian besar telah rampung, di mana perburuan gelandang tengah baru hanya akan diaktifkan apabila Enzo Fernandez resmi hengkang dari Stamford Bridge.
Saat ini, jajaran manajemen BlueCo tetap fokus merampungkan agenda penjualan sejumlah pemain guna memenuhi regulasi keuangan Liga Premier dan UEFA. Penyelesaian penjualan pemain menjadi prioritas bersama jajaran petinggi klub demi mengamankan kepatuhan finansial dan menghindari sanksi di masa mendatang.
Selasa, 04/08/2026 14:16 WIB