https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Gedung Putih Serang Jurnalis usai Pertanyakan Asisten Trump

Mutiul Alim | Selasa, 18/08/2026 13:10 WIB



Gedung Putih melancarkan kecaman keras terhadap seorang reporter karena mengajukan pertanyaan mengenai hubungan Presiden Donald Trump dengan asistennya Gedung Putih, Washington, Amerika Serikat (Foto: Reuters)

Wasington, Jurnas.com - Gedung Putih melancarkan kecaman keras terhadap seorang reporter karena mengajukan pertanyaan mengenai hubungan Presiden Donald Trump dengan seorang asistennya. Insiden ini menambah panjang deretan serangan verbal terhadap jurnalis perempuan.

Dalam sebuah acara di Oval Office, reporter CNN Kristen Holmes meminta tanggapan Trump terkait komentar seorang politisi Partai Demokrat mengenai asisten eksekutif presiden, Natalie Harp.

"Suatu hari nanti, anak-anak Anda akan menemukan pertanyaan Anda yang menjijikkan dan tidak manusiawi ini," tulis tim Rapid Response Gedung Putih melalui unggahan di platform X, yang ditujukan langsung kepada Holmes seraya menyertakan tautan video tanggapan Trump.

Baca juga :
Penembakkan Dekat Gedung Putih, Satu Tersangka Tewas

Pemimpin dari Partai Republik tersebut kemudian menyemprot Holmes dan menyebutnya tidak sopan, saat jurnalis itu mengajukan pertanyaan mengenai Korea Utara, sebagaimana dikutip dari AFP pada Selasa (18/7).

Acara di Oval Office tersebut sebenarnya digelar untuk memberikan penghargaan kepada seorang penjaga pantai remaja yang menyelamatkan seorang anak dari gulungan ombak. Namun, presiden membuka sesi tanya jawab untuk isu-isu lain di luar acara, sebagaimana yang biasa ia lakukan.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

"Anda adalah orang yang bising, gaduh, Anda adalah fake news, diamlah," kata Trump kepada Holmes.

Sementara itu, CNN menyatakan bahwa serangan terhadap Holmes tersebut tidak pantas dilakukan oleh lembaga kepresidenan.

Baca juga :
AS Tambah Dakwaan Pelaku Penembakan di Gedung Putih

"Kami berdiri teguh di belakang Kristen dan menolak serangan-serangan ini dengan cara yang paling keras," ungkap CNN dalam sebuah pernyataan resmi.

Sosok Natalie Harp menjadi sorotan perbincangan di internet baru-baru ini, setelah terungkap bahwa dia merupakan salah satu dari sedikit asisten yang mendampingi Trump saat pertukaran pesawat Air Force One secara rahasia pada Juli lalu.

Jon Ossoff, seorang senator dari Partai Demokrat sekaligus potensial menjadi kandidat presiden 2028, mengkritik Trump dalam pidato kampanyenya pada Minggu lalu. Ossoff menuding Trump lebih memilih membangun ruang dansa dan bepergian bersama Natalie, daripada menjalankan tugasnya.

Harp merupakan mantan pembawa berita televisi. Dia sering terlihat mendampingi Trump dan mendapat julukan printer manusia, karena tugasnya menyediakan cetakan dokumen informasi untuk sang presiden.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gedung Putih Penyerangan Jurnalis Asisten Donald Trump Natalie Harp

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777