https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pray For NTT, Ini Bacaan Doa saat Terjadi Bencana

Agus Mughni | Sabtu, 15/08/2026 15:43 WIB



Bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi Ilustrasi berdoa (Foto: Pexels/Tanvir Khondokar)

Jakarta, Jurnas.com - Bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi. Bencana ini telah mengakibatkan setidaknya belasan orang meninggal dunia dan belasan orang terluka per Sabtu (15/8) siang.

Sementara itu, di tengah situasi darurat seperti ini, hastag Pray for NTT (#PrayforNTT) pun mulai menggema. Memang, salah satu amalan yang dianjurkan dalam Islam ialah berdoa, sebagai bentuk ikhtiar spiritual.

Dalam tradisi Islam, doa bukan sekadar respons emosional, tetapi bagian dari tuntunan syariat yang menyertai langkah-langkah penyelamatan fisik.

Baca juga :
Data Sementara Korban Gempa NTT: 14 Orang Meninggal Dunia, 13 Lainnya Luka

Lantas, doa apa saja yang bisa dipanjatkan ketika terjadi musibah atau bencana seperti di NTT? Berikut beberapa daftar bacaaan doanya, yang dikutip dari berbagai sumber:

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Baca juga :
Gempa NTT, Menhub Instruksikan Periksa Menyeluruh Fasilitas Transportasi

Innā lillāhi wa innā ilayhi rāji‘ūn.

Artinya: "Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali."

Baca juga :
Ketua DPR Minta Pendataan Korban Gempa NTT Dipercepat

Doa ini berdasarkan firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 156, sebagai pernyataan keimanan bahwa setiap ujian datang dari Allah dan hanya kepada-Nya semua kembali.

Doa lain yang diajarkan Rasulullah SAW ketika menghadapi bencana besar ialah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أعُوذُ بِكَ مِنَ الهَدْمِ وأعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي وأعُوذُ بِكَ مِنَ الغَرَقِ وَالحَرَقِ وَالهَرَمِ وَأعُوذُ بِكَ أن يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطانُ عِنْدَ المَوْتِ وأعُوذُ بِكَ أنْ أمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا وأعُوذُ بِكَ أن أمُوتَ لَديغاً

Allâhumma innî a‘ûdzubika minal hadmi wa a‘ûdzubika minat taraddî wa a‘ûdzubika minal gharaqi wal haraqi wal harami wa a‘ûdzubika an yatakhabbathanîsy syaithânu ‘indal maut wa ‘aûdzubika an amûta fî sabîlika mudbiran wa a‘ûdzubika an amûta ladîghan

“Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari reruntuhan (longsor), dan aku berlindung pada-Mu dari tergelincir, dan aku berlindung pada-Mu dari tenggelam (banjir), terbakar, dan tak berdaya. Dan aku berlindung pada-Mu apabila syetan menjerumuskan padaku ketika akan mati, dan aku berlindung pada-Mu apabila mati dalam keadaan berbalik arah dari jalan-Mu (murtad), dan aku berlindung pada-Mu apabila mati karena disengat. (HR Abu Daud)

Doa ini mencerminkan perlindungan terhadap berbagai bentuk ancaman fisik, seperti longsoran, paparan panas, dan reruntuhan material vulkanik.

Selain itu, doa yang dianjurkan untuk dibaca setiap pagi dan sore hari juga disebut dapat menjadi perlindungan umum dalam situasi tak terduga:

ِسْمِ اللَّهِ الَّذي لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الأرْضِ وَلا في السَّماءِ وَهُوَ السَّمِيعُ العَلِيم

Bismillâhil ladzî lâ yadlurru ma‘asmihi syaiun fil ardli wa lâ fis samâ-I wa huwas samî‘ul alîm.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu di bumi dan di langit tak dapat memberikan mudarat (bahaya). Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Pengetahui."

Bagi korban dan keluarga terdampak bencana yang Muslim, Islam juga memberikan panduan spiritual untuk menguatkan jiwa. Salah satu doa yang diajarkan ketika menghadapi musibah adalah: 

اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا

Allāhumma’jurnī fī muṣībatī, wakhluf lī khayran minhā.

Artinya: "Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibahku ini dan gantikanlah untukku sesuatu yang lebih baik darinya."

Hadis riwayat Muslim menjelaskan bahwa siapa pun yang membaca doa ini ketika tertimpa musibah, Allah akan menggantinya dengan kebaikan yang lebih besar. 

Doa lainnya ialah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي الصَّبْرَ وَالثَّبَاتَ

Allāhumma urzuqnī aṣ-ṣabra wa ats-tsabāt.

Artinya: "Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku kesabaran dan keteguhan."

Selain itu, doa yang dianjurkan untuk dibaca setiap pagi dan sore hari juga disebut dapat menjadi perlindungan umum dalam situasi tak terduga:

إنَّا للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ أجِرْنِي فِي مُصِيبَتي وأَخْلِفْ لِي خَيْرًا مِنْها

Innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji‘un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ.

Artinya: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.”

Doa ini mencerminkan kesadaran akan hakikat kepemilikan hidup, sekaligus menanamkan harapan bahwa setiap kehilangan bisa tergantikan oleh anugerah yang lebih baik, di dunia maupun di akhirat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pray For NTT Gempa Bumi Gempa NTT Bacaan Doa

Terkini | Sabtu, 15/08/2026 21:18 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777