https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pascagempa NTT, Kapal dan Pelabuhan ASDP Terpantau Aman

Aliyudin Sofyan | Sabtu, 15/08/2026 19:45 WIB



Sejumlah kapal diarahkan berlindung di lokasi aman hingga kondisi dinilai memungkinkan. Kapal penyeberangan KMP Komodo bersandar di pelabuhan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: asdp/jurnas

JAKARTA, Jurnas.com — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan seluruh langkah operasional penyeberangan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dilakukan secara terukur pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Sabtu (15/8/2026).

Gempa utama terjadi pukul 04.58 WIB dan berpusat di laut utara Flores. BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB setelah pemantauan menunjukkan tidak terdapat kenaikan muka air laut signifikan yang membahayakan.

Hingga pukul 14.00 WIB, BMKG mencatat 235 gempa susulan dengan magnitudo 2,5 hingga 6,2, sehingga masyarakat tetap diimbau tenang dan waspada.

Baca juga :
Film Di Bawah Langit Timur, Hadirkan Kisah Cinta Tanah Air dari Papua

“Dalam kondisi pascagempa, keselamatan harus dipastikan terlebih dahulu sebelum layanan berjalan normal. Kami terus memantau kapal, pelabuhan, dan kondisi perairan serta berkoordinasi dengan BMKG, KSOP, KUPP, dan seluruh stakeholder. Setiap keputusan operasional diambil berdasarkan kondisi aktual dan informasi resmi otoritas berwenang,” ujar Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, melalui keterangannya.

Sebagai langkah mitigasi, sejumlah kapal diarahkan berlindung di lokasi aman hingga kondisi dinilai memungkinkan. KMP Sangkepalangga yang berlayar dari Jampea menuju Marapokot terpantau aman.

Baca juga :
Studi: Katak Betina Kesulitan Memilih Pasangan Saat Terlalu Banyak Pejantan

KMP Komodo dan KMP Cucut yang sebelumnya berlindung di sekitar Pulau Monyet juga aman. Setelah pemantauan, KMP Komodo melanjutkan perjalanan menuju Rinca pukul 13.30 WITA. Sementara KMP Cucut menuju Sape pukul 14.30 WITA. KMP Cakalang telah berlayar menuju Pelabuhan Waikelo.

Kondisi kapal dan pelabuhan di Bajoe serta Baubau juga terpantau aman. Di Kupang, KMP Ile Ape sebelumnya berlindung sebagai langkah kehati-hatian, kemudian diberangkatkan pukul 07.00 WITA melayani lintasan Kewapante–Pemana pulang pergi, menyesuaikan kondisi lapangan.

Baca juga :
Refleksi Kemerdekaan, Kesejahteraan Umum Masih Jauh dari Adil dan Setara

ASDP juga memverifikasi kondisi fasilitas pelabuhan, termasuk Pelabuhan Maumere, bersama Regional, Cabang, dan stakeholder terkait untuk memastikan kelayakan fasilitas dan keselamatan sebelum layanan normal.

 

Mitigasi dan Pemantauan

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa mekanisme mitigasi dan pemantauan dijalankan secara berjenjang agar setiap perkembangan dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami memahami masyarakat membutuhkan kepastian informasi. Karena itu, komunikasi dan koordinasi terus diperkuat. Jika kondisi mengharuskan penyesuaian atau penghentian sementara layanan, ASDP akan mengambil langkah tersebut dengan mengutamakan keselamatan,” jelas Windy.

ASDP mengimbau pengguna jasa tetap tenang dan waspada, memastikan informasi perjalanan terkini, mengikuti arahan petugas, serta memantau informasi resmi BMKG dan kanal komunikasi ASDP.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pascagempa NTT Heru Widodo Kapal ASDP

Terkini | Sabtu, 15/08/2026 21:18 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777