https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

DPR Desak Usut Tuntas Korupsi Pakan Satwa Kebun Binatang Surabaya

Gery David Sitompul | Senin, 27/07/2026 18:05 WIB



Kasus dugaan korupsi senilai Rp10,2 miliar ini sudah dilakukan lebih dari satu dekade. Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi PKB, Daniel Johan. (Foto: Dok. Parlementaria)

Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, mengecam keras praktik korupsi anggaran pakan dan perawatan satwa di Kebun Binatang Surabaya (KBS).

Kasus ini diduga sudah dilakukan lebih dari satu dekade dan terungkap setelah Kejaksaan Tinggi Jawa Timur menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) KBS, Choirul Anwar, sebagai tersangka korupsi dengan nilai Rp10,2 miliar. 

Legislator dapil Kalimantan Barat I ini menilai bahwa penyelewengan dana berimbas pada penderitaan satwa yang menyebabkan kekurangan gizi bahkan kematian. Ia meminta agar penegak hukum mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas seluruh pihak yang terlibat. 

Baca juga :
Komisi IV Dorong Mitigasi Pangan Sejak Dini Hadapi Dampak El Nino

“Perkara ini harus diusut secara tuntas karena menyangkut bukan hanya kerugian keuangan negara, tetapi juga menyentuh mandat negara dalam melindungi satwa dan menjaga keanekaragaman hayati Indonesia. Pelaku harus mendapat hukuman tegas, dan penegak hukum harus bisa menemukan semua pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut,” ujar Daniel dalam keterangannya, Senin, 27 Juli 2026.

Politisi Fraksi PKB ini mengatakan, korupsi pada lembaga konservasi sangatlah miris karena hewan tidak bisa menyampaikan dampak yang mereka rasakan.

Baca juga :
Komisi IV Minta Kementan Mitigasi El Nino Dipercepat

“Negara memikul tanggung jawab penuh untuk memastikan setiap rupiah anggaran konservasi benar-benar digunakan sesuai peruntukannya,” papar legislator fraksi PKB tersebut.

Lebih lanjut, Ia mendorong pemerintah menjadikan peristiwa miris ini sebagai momentum untuk melakukan audit nasional terhadap tata kelola seluruh lembaga konservasi di Indonesia.

Baca juga :
Komisi IV Dalami Konflik Pemanfaatan Ruang dan Alih Fungsi Lahan di Jabar

Audit tidak boleh berfokus pada administrasi keuangan, tetapi juga mengukur mutu pakan, layanan kesehatan veteriner, dan standar kesejahteraan satwa. 

“Pemerintah juga harus membangun sistem transparansi anggaran konservasi berbasis kinerja, sehingga belanja yang berkaitan dengan pakan satwa, layanan veteriner, pemeliharaan kandang, hingga program konservasi dapat diawasi secara lebih akuntabel.  Reformasi tata kelola lembaga konservasi harus menjadi prioritas agar kepercayaan publik dapat dipulihkan dan kesejahteraan satwa benar-benar terjamin,” tegasnya.  

Sebagai penutup, Daniel meminta kementerian terkait memastikan pemenuhan pakan dan perawatan satwa di KBS tetap terjamin selama proses hukum berlangsung.

“Selain penegakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab, pemerintah perlu memastikan kondisi satwa yang berada di Kebun Binatang Surabaya tidak menjadi korban lanjutan akibat perkara ini,” tutupnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Komisi IV DPR Daniel Johan Korupsi Pakan Satwa Kebun Binatang Surabaya

Terpopuler

Minggu, 26/07/2026 03:03 WIB
Humanika

Mengapa Hari Mangrove Sedunia Diperingati Setiap 26 Juli?

Jum'at, 24/07/2026 15:34 WIB
Info Bank BNI

BNI Tegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas

Sabtu, 25/07/2026 10:21 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja

Humanika

Senin, 27/07/2026 10:10 WIB

Benarkah Semua Hewan Akan Masuk Surga?

Senin, 27/07/2026 09:09 WIB

Tulisan Ayat Kursi Lengkap dengan Artinya

Senin, 27/07/2026 08:08 WIB

Bolehkah Mandi Wajib Tidak Keramas?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777