https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Bolehkah Mandi Wajib Tidak Keramas?

Vaza Diva | Senin, 27/07/2026 08:08 WIB



Masih banyak umat Islam yang bertanya-tanya apakah mandi wajib tetap sah jika tidak keramas menggunakan sampo. Ilustrasi - mandi junub (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Masih banyak umat Islam yang bertanya-tanya apakah mandi wajib tetap sah jika tidak keramas menggunakan sampo.

Pertanyaan ini kerap muncul karena sebagian masyarakat menganggap keramas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari mandi junub atau mandi wajib.

Lantas, bagaimana hukum mandi wajib tanpa keramas? Apakah tetap sah menurut syariat Islam?

Baca juga :
Mengenal 20 Sifat Mustahil bagi Allah

Jawabannya, boleh, selama yang dimaksud tidak keramas adalah tidak menggunakan sampo. Dalam fikih Islam, penggunaan sampo atau sabun bukanlah syarat sah mandi wajib.

Yang diwajibkan adalah memastikan air mengalir dan merata ke seluruh tubuh, termasuk rambut dan kulit kepala.

Baca juga :
Panduan Lengkap Tata Cara Wudhu Sesuai Sunah Rasulullah

Rukun mandi wajib dalam mayoritas pendapat ulama hanya terdiri dari dua hal, yaitu:

- Niat menghilangkan hadas besar.

Baca juga :
Tata Cara Sholat Jenazah Lengkap dengan Urutan Takbir dan Doa

- Meratakan air ke seluruh tubuh, termasuk rambut hingga ke pangkalnya.

Artinya, seseorang tidak diwajibkan mencuci rambut menggunakan sampo. Selama rambut telah dibasahi dan air mencapai kulit kepala, maka mandi wajib telah memenuhi syarat sahnya.

Meski tidak wajib memakai sampo, bukan berarti rambut boleh dibiarkan kering. Air harus mengenai seluruh bagian rambut, terutama pangkal rambut dan kulit kepala.

Rasulullah SAW memberikan contoh ketika mandi junub dengan menyela-nyela rambut menggunakan jari-jari, kemudian mengguyur kepala sebanyak tiga kali sebelum meratakan air ke seluruh tubuh.

Tata cara ini menunjukkan pentingnya memastikan air benar-benar sampai ke kulit kepala.

Bagi perempuan yang memiliki rambut panjang atau dikepang, para ulama menjelaskan bahwa kepangan tidak harus dibuka apabila air masih dapat mencapai pangkal rambut.

Namun, apabila kepangan sangat rapat hingga menghalangi air masuk ke bagian dalam rambut, maka kepangan tersebut wajib dibuka agar mandi wajib menjadi sah.

Walaupun bukan kewajiban, memakai sampo dan sabun tetap dianjurkan sebagai bagian dari menjaga kebersihan tubuh.

Penggunaan sampo dapat dilakukan sebelum ataupun sesudah menyempurnakan rukun mandi wajib. Hal tersebut tidak memengaruhi keabsahan mandi selama air suci telah membasahi seluruh tubuh sesuai ketentuan syariat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Mimpi Basah Wajib Keramas Menggunakan Sampo Mandi Junub

Terpopuler

Jum'at, 24/07/2026 15:34 WIB
Info Bank BNI

BNI Tegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas

Sabtu, 25/07/2026 10:21 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja

Minggu, 26/07/2026 03:03 WIB
Humanika

Mengapa Hari Mangrove Sedunia Diperingati Setiap 26 Juli?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777