https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Dua Pertiga Warga AS Ragukan Efektivitas MoU Iran

Muhammad Habib Saifullah | Senin, 06/07/2026 13:09 WIB



Dua pertiga warga AS meragukan efektivitas nota kesepahaman yang ditandatangani Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik kedua negara tersebut Ilustrasi - bendera Amerika Serikat dan Iran (Foto: Anadolu)

Jakarta, Jurnas.com - Sebanyak dua pertiga warga Amerika Serikat (AS) meragukan efektivitas nota kesepahaman yang ditandatangani Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik di antara kedua negara, demikian ungkap hasil survei yang dilakukan perusahaan riset asal Inggris, Focaldata, untuk harian Financial Times.

Berdasarkan hasil survei tersebut, sebanyak 66 persen pemilih di Amerika Serikat menilai nota kesepahaman itu tidak akan membawa dampak berarti terhadap situasi di Timur Tengah atau bahkan berpotensi meningkatkan ketidakstabilan serta memperbesar kemungkinan terjadinya konflik lanjutan.

Survei juga menunjukkan bahwa 44 persen responden menilai posisi Amerika Serikat justru melemah setelah berkonflik dengan Iran, sedangkan 31 persen responden berpendapat posisi negara itu menjadi lebih kuat.

Baca juga :
Reza Pahlavi Kecam Pemakaman "Diktator yang Telah Wafat" Khamenei

Hanya sekitar satu dari lima pemilih Amerika Serikat yang meyakini bahwa nota kesepahaman tersebut akan membawa perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Survei dilakukan pada 26–30 Juni terhadap 1.795 pemilih di Amerika Serikat dengan margin kesalahan sebesar 2,7 poin persentase.

Baca juga :
Alasan Mendiang Ali Khamenei Baru Dimakamkan Pasca 4 Bulan Meninggal

Pada malam 18 Juni, Iran dan Amerika Serikat menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan mengakhiri konflik militer yang dimulai pada 28 Februari.

Nota kesepahaman tersebut juga memuat jadwal pencabutan blokade laut oleh Amerika Serikat serta pemulihan pelayaran Iran di Selat Hormuz.

Baca juga :
Iran Mulai Pemakaman Sayyid Ali Khamenei, Berikut Urutan Prosesinya

Selain itu, Iran berkomitmen untuk tidak mengembangkan senjata nuklir. Persoalan mengenai program nuklir Iran akan diselesaikan melalui perjanjian terpisah.

Kedua pihak sepakat menggelar perundingan mengenai isu tersebut dalam waktu 60 hari. Bagi Teheran, proses itu diharapkan dapat membuka jalan bagi pencabutan sanksi yang selama ini diberlakukan terhadap Iran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kesepakatan Damai Perang Iran Warga AS Survei Focaldata

Terpopuler

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Sabtu, 04/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belgia vs Amerika Serikat

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

Humanika

Minggu, 05/07/2026 23:59 WIB

Apakah Sholat Safar Harus di Masjid?

Minggu, 05/07/2026 23:30 WIB

Lima Doa Setelah Melaksanakan Sholat Safar

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777