https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Misteri Kapal Pembawa Ratusan Koin Emas yang Hilang 400 Tahun Terungkap

Agus Mughni | Minggu, 05/07/2026 18:14 WIB



Analisis terhadap lebih dari 400 koin emas dan dokumen arsip berusia hampir 400 tahun mengonfirmasi bahwa bangkai kapal tersebut adalah Dom van Keulen, Foto : Misteri Kapal Dagang Belanda yang Hilang 400 Tahun Akhirnya Terpecahkan, Ratusan Koin Emas Jadi Kuncinya (Doc via Earth)

Jakarta, Jurnas.com - Setelah hampir tiga dekade menjadi teka-teki, misteri kapal karam yang membawa ratusan koin emas di lepas pantai Devon, Inggris, akhirnya berhasil diungkap.

Analisis terhadap lebih dari 400 koin emas dan dokumen arsip berusia hampir 400 tahun mengonfirmasi bahwa bangkai kapal tersebut adalah Dom van Keulen, kapal dagang Belanda yang tenggelam pada Desember 1633 saat mengangkut emas dari Maroko menuju Amsterdam.

Diktuip dari Earth, temuan ini bukan sekadar mengungkap identitas kapal yang hilang selama berabad-abad, tetapi juga membuka babak baru dalam pemahaman sejarah perdagangan emas antara Afrika Utara dan Eropa pada abad ke-17.

Baca juga :
Penemuan Koin Emas Berusia 1.000 Tahun Ungkap Jejak Prajurit Viking

Kisah penemuan ini bermula sekitar 30 tahun lalu ketika penyelam Ron Howell menemukan sebuah batangan emas di dasar Teluk Salcombe, Devon, Inggris barat daya. Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada otoritas maritim Inggris.

Ekskavasi yang kemudian dilakukan para arkeolog menghasilkan penemuan luar biasa. Lebih dari 400 koin emas berhasil diangkat dari dasar laut, bersama batangan emas, perhiasan, jangkar, meriam, hingga berbagai perlengkapan kapal.

Baca juga :
Pasutri Inggris Temukan 70 Koin Emas Abad ke-15 di Halaman Rumah

Meski demikian, selama bertahun-tahun identitas kapal tersebut tetap menjadi misteri.

Berbagai teori sempat bermunculan. Sebagian peneliti menduga kapal itu merupakan kapal perompak Barbary Corsair dari Afrika Utara, sementara lainnya meyakini kapal dagang Inggris. Namun seluruh dugaan tersebut akhirnya terbantahkan.

Terobosan justru datang bukan dari dasar laut, melainkan dari ruang arsip.

Sejarawan independen Ian Friel menelusuri dokumen-dokumen Admiralty Court di Kew, London. Di sana ia menemukan laporan dua pedagang Amsterdam mengenai kapal mereka yang hilang pada Desember 1633.

Laporan tersebut menjelaskan secara rinci muatan kapal yang berangkat dari Pelabuhan Safi, Maroko, menuju Amsterdam.

Daftar muatan itu mencakup sekitar 9.000 koin emas Barbary Ducats, getah arab (gum arabic), kulit kambing, hingga saltpeter atau bahan baku mesiu.

Seluruh rincian tersebut identik dengan artefak yang ditemukan di dasar laut Salcombe.

Koin termuda yang ditemukan juga dicetak pada tahun 1632, sehingga memperkuat bahwa kapal tersebut memang tenggelam pada akhir 1633.

Dengan bukti tersebut, para peneliti akhirnya memastikan bangkai kapal itu adalah Dom van Keulen, kapal dagang Belanda yang telah hilang selama hampir empat abad. Muatan Dom van Keulen mencerminkan besarnya jaringan perdagangan internasional pada masa itu.

Kapal tersebut mengangkut sekitar 9.000 Barbary Ducats, yakni koin emas yang dicetak di Maroko pada masa Dinasti Sa`dian. Emas tersebut berasal dari Afrika Barat yang dibawa melintasi Gurun Sahara sebelum diperdagangkan ke Eropa.

Sesampainya di Amsterdam, sebagian besar emas biasanya dilebur kembali untuk dicetak menjadi koin ducat Belanda, yang kemudian menjadi salah satu mata uang perdagangan paling berpengaruh di dunia selama berabad-abad.

Namun perjalanan Dom van Keulen terhenti sebelum mencapai pelabuhan tujuan.

Selain emas, penyelam juga menemukan berbagai benda yang menggambarkan kehidupan sehari-hari awak kapal abad ke-17.

Artefak tersebut meliputi mangkuk timah, sendok, keramik, segel perdagangan, alat pengukur kedalaman berbentuk ikan, obat-obatan yang masih terlapisi resin, hingga perhiasan khas Maroko.

Benda-benda tersebut memberikan gambaran utuh mengenai aktivitas pelayaran dan perdagangan internasional pada masa itu.

Yang menarik, seluruh awak kapal diketahui berhasil menyelamatkan diri. Saat kapal mulai kemasukan air, mereka menjatuhkan jangkar sekitar 400 meter dari pantai Salcombe sebelum menggunakan sekoci menuju daratan tanpa korban jiwa.

Penemuan ini juga memiliki nilai ilmiah yang sangat tinggi. Sebelum penemuan Dom van Keulen, para peneliti hanya memiliki sedikit koleksi koin emas Dinasti Sa`dian yang berasal dari konteks sejarah yang dapat dipastikan waktunya.

Kini, lebih dari 400 koin yang ditemukan menjadi koleksi terbesar koin Sa`dian yang pernah ditemukan dalam satu lokasi dengan tanggal yang dapat dipastikan.

Menurut pemimpin penelitian, David Parham dari Bournemouth University, temuan tersebut memperluas pemahaman mengenai perdagangan emas lintas benua pada abad ke-17.

"Temuan ini memberikan konteks penting untuk memahami kemakmuran dan perkembangan arsitektur Dinasti Sa`dian, perdagangan emas dari Afrika, serta menjadi bukti nyata berkembang pesatnya perdagangan maritim pada abad ke-17 yang menghubungkan Maroko, Negeri-Negeri Rendah (Low Countries), dan Britania," ujar David Parham.

Artinya, penemuan ini memberikan konteks penting mengenai kekayaan Dinasti Sa`dian, perdagangan emas Afrika, serta bukti nyata berkembangnya jalur perdagangan maritim abad ke-17 yang menghubungkan Maroko, Belanda, dan Inggris.

Penemuan Dom van Keulen menunjukkan bahwa bangkai kapal tidak hanya menyimpan harta karun, tetapi juga menjadi arsip sejarah yang mampu menjelaskan bagaimana perdagangan global telah berkembang sejak ratusan tahun lalu.

Kombinasi analisis arkeologi bawah laut dengan dokumen hukum kuno berhasil memecahkan misteri yang bertahan hampir 400 tahun, sekaligus memperlihatkan bagaimana emas dari Afrika pernah menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Eropa pada awal era modern.

Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal British Museum Technical Research Bulletin. (*)

Sumber: Earth

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Dom van Keulen Kapal dagang Belanda Koin Emas

Terpopuler

Jum'at, 03/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Australia vs Mesir

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777