https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dianeksasi

Muhammad Habib Saifullah | Senin, 06/07/2026 06:30 WIB



Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa beberapa desa Kristen di Lebanon selatan telah meminta untuk dianeksasi oleh Israel Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu (Foto: Reuters)

Jakarta, Jurnas.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu mengklaim bahwa beberapa desa Kristen di Lebanon selatan telah meminta untuk dianeksasi oleh Israel demi mendapatkan perlindungan dari milisi Hizbullah.

Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah yang lebih luas pada 2 Maret lalu ketika Hizbullah menembakkan roket ke arah Israel. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk balas dendam atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran dalam serangan gabungan AS-Israel beberapa hari sebelumnya.

Israel menanggapi hal tersebut dengan serangan udara besar-besaran dan invasi darat ke Lebanon selatan, di mana pasukannya hingga kini menduduki sebagian wilayah di dekat perbatasan.

Baca juga :
Netanyahu Perintahkan Serangan Udara, Warga Dahiyeh Mulai Melarikan Diri

"Desa-desa Kristen di Lebanon, beberapa dari mereka sebenarnya telah meminta untuk dianeksasi ke Israel, karena kami melindungi mereka dari Hizbullah, orang-orang fanatik Hizbullah yang ingin membunuh mereka, dan kami melakukan hal yang sama kepada umat Kristen di mana pun," ujar Netanyahu dalam program acara Fox News, The Sunday Briefing.

Meski demikian, Netanyahu tidak menyebutkan nama-nama desa Kristen yang diklaim telah mengajukan permintaan tersebut.

Baca juga :
Jerman Peringatkan Rencana Israel Ekspansi Wilayah di Gaza

Di sisi lain, desa-desa Kristen di wilayah Marjeyoun, Lebanon selatan pada Jumat secara tegas membantah sejumlah laporan media yang mengindikasikan bahwa mereka menginginkan aneksasi. Dalam sebuah pernyataan resmi, mereka menegaskan "tidak memiliki wewenang maupun hak hukum" untuk membuat keputusan sebesar itu.

Desa-desa tersebut menegaskan kembali tekad mereka untuk tetap bertahan di tanah kelahiran, seraya menekankan "kesetiaan pada identitas nasional" dan "keterikatan mereka pada bendera Lebanon."

Baca juga :
Warga Israel Gelar Unjuk Rasa Anti Pemerintahan Netanyahu di Tel Aviv

Sejak perang meletus, sejumlah desa Kristen di Lebanon selatan telah ikut menanggung dampak buruk akibat penembakan artileri Israel, serangan udara, pengungsian, hingga kerusakan infrastruktur.

Sebagian besar wilayah tersebut tetap berpenghuni meskipun ada perintah evakuasi dari militer Israel. Para warga memilih bertahan untuk melindungi rumah, gereja, dan lahan pertanian mereka, meskipun beberapa desa telah dievakuasi sebagian maupun seluruhnya.

Selama jalannya perang, militer Israel telah memperingatkan beberapa desa berpenduduk mayoritas Kristen—melalui sambungan telepon kepada para wali kota dan pejabat setempat—agar tidak mengizinkan "orang asing" masuk, yang merujuk pada para pejuang Hizbullah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

PM Israel Benyamin Netanyahu Desa Lebanon Aneksasi Israel

Terpopuler

Humanika

Minggu, 05/07/2026 23:59 WIB

Apakah Sholat Safar Harus di Masjid?

Minggu, 05/07/2026 23:30 WIB

Lima Doa Setelah Melaksanakan Sholat Safar

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777