https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ketua DPR: Jangan Terulang, Pelatihan SPPI Harus Lebih Fokus Manajerial

Samrut Lellolsima | Selasa, 30/06/2026 14:08 WIB



Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali. Ketua DPR RI Puan Maharani (dua dari kanan). (Foto: Humas DPR)

Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta agar pelatihan bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) maupun Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) lebih difokuskan pada pembekalan manajerial dibandingkan latihan dasar kemiliteran.

Pernyataan tersebut disampaikan Puan merespons evaluasi pemerintah terhadap pelaksanaan latihan dasar militer (latsarmil) SPPI setelah adanya sejumlah peserta yang meninggal dunia.

Baca juga :
Paripurna DPR Setujui Tujuh Anggota KI Pusat Periode 2026–2030

Sebaiknya memang lebih fokus pada manajerial saja untuk bisa nanti melakukan pelaksanaan yang sesuai diharapkan,” kata Puan kepada wartawan usai Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (30/6).

Puan juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya sejumlah peserta SPPI selama mengikuti pelatihan. Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius agar tidak kembali terjadi pada masa mendatang.

Baca juga :
Rieke: Tata Kelola Koperasi Merah Putih Harus Transparan dan Akuntabel

“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” ujarnya.

Ia menegaskan DPR RI akan mengawal proses evaluasi yang dilakukan pemerintah agar berjalan secara menyeluruh dan menghasilkan perbaikan terhadap pola pelatihan.

Baca juga :
Puan Dorong Protokol Perlindungan WNI Usai 3 Negara Diguncang Gempa

Bahwa sudah dilakukan evaluasi, ya kami berharap bahwa itu evaluasi yang bisa dilaksanakan secara menyeluruh,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan memutuskan menghentikan pelaksanaan latihan dasar kemiliteran bagi peserta SPPI calon pengelola KDKMP dan KNMP. Kebijakan tersebut diambil menyusul evaluasi yang dilakukan setelah lima peserta dilaporkan meninggal dunia selama mengikuti pelatihan.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, Rico Ricardo Sirait, mengatakan pendekatan pelatihan kini diubah menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, menggantikan konsep latsarmil.

Kemhan melakukan penyesuaian pendekatan kegiatan. Terminologi dan pelaksanaan kegiatan saat ini diarahkan menjadi Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial, bukan Latsarmil lagi,” ujar Rico.

Menurutnya, perubahan tersebut merupakan hasil evaluasi yang dilakukan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin terhadap sistem pembelajaran. Seiring perubahan itu, porsi kegiatan fisik dan materi yang berkaitan dengan latihan kemiliteran akan dikurangi, sementara pembekalan manajerial akan diperkuat guna mendukung tugas para peserta sebagai pengelola Koperasi Merah Putih.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Ketua DPR Puan Maharani pelatihan SPPI meninggal dunia Koperasi Merah Putih

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777