https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mengapa Manusia Butuh Kepada Allah?

Vaza Diva | Kamis, 25/06/2026 09:09 WIB



Mengenal dan memahami Asmaul Husna merupakan salah satu jalan utama bagi seorang Muslim untuk memperkokoh fondasi tauhid dan kualitas iman. Ilustrasi - lafaz Allah (Foto: Unsplash/Masjid Pogung Raya)

Jakarta, Jurnas.com - Mengenal dan memahami Asmaul Husna merupakan salah satu jalan utama bagi seorang Muslim untuk memperkokoh fondasi tauhid serta meningkatkan kualitas iman.

Di antara nama-nama indah tersebut, terdapat nama Al-Ghaniy yang mencerminkan keagungan mutlak Allah Subhanahu wa Ta`ala sebagai Zat Yang Mahakaya.

Sifat ini menegaskan bahwa Allah Ta`ala sepenuhnya mandiri, berdiri sendiri, dan sama sekali tidak membutuhkan bantuan, intervensi, maupun ketergantungan dari makhluk apa pun di alam semesta ini.

Baca juga :
Ngeri! Ini Ancaman Bagi Orang yang Melupakan Allah

Makna luhur tersebut dinyatakan secara gamblang oleh Allah Subhanahu wa Ta`ala dalam Surat Al-An`am ayat 133:

وَرَبُّكَ ٱلْغَنِىُّ ذُو ٱلرَّحْمَةِ ۚ

Baca juga :
Kunci Sukses Dunia Akhirat Menurut Al-Qur`an dan Hadis

Artinya: "Dan Tuhanmu Mahakaya, memiliki rahmat."

Melalui ayat ini, kita diajarkan sebuah hakikat indah bahwa kekayaan mutlak milik Allah tidak pernah terpisahkan dari kasih sayang-Nya yang teramat luas kepada seluruh alam.

Baca juga :
Ini Panduan Al-Qur`an dan Hadis Nabi dalam Memilih Guru

Berbanding terbalik dengan Sang Pencipta, setiap makhluk tanpa terkecuali berada dalam kondisi faqir, yaitu mutlak membutuhkan limpahan karunia, rezeki, dan perlindungan dari-Nya setiap detik.

Penegasan mengenai ketergantungan manusia ini tertuang dengan sangat jelas dalam Surat Fatir ayat 15:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ أَنتُمُ ٱلْفُقَرَاءُ إِلَى ٱللَّهِ ۖ وَٱللَّهُ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ٱلْحَمِيدُ

Artinya: "Wahai manusia! Kamulah yang memerlukan Allah; dan Allah Dialah Yang Mahakaya, Maha Terpuji."

Keagungan Allah sama sekali tidak bergeser sedikit pun meskipun seluruh jin dan manusia di bumi ini enggan untuk tunduk dan menyembah-Nya. Dalam sebuah hadits qudsi sahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam menyampaikan firman Allah yang sangat menyentuh kalbu:

يَا عِبَادِي إِنَّكُمْ لَنْ تَبْلُغُوا ضَرِّي فَتَضُرُّونِي وَلَنْ تَبْلُغُوا نَفْعِي فَتَنْفَعُونِي

Artinya: "Wahai hamba-Ku, sejatinya kalian tidak akan dapat menimpakan bahaya kepada-Ku sehingga kalian dapat membahayakan-Ku, dan tidak pula dapat memberi manfaat kepada-Ku sehingga kalian dapat memberi manfaat kepada-Ku."

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Sifat Allah Maha Kaya Asmaul Husna

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777