https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Iran Balas Serangan AS, Targetkan Pangkalan Udara di Kuwait

Muhammad Habib Saifullah | Kamis, 28/05/2026 20:01 WIB



IRGC Iran mengatakan telah menargetkan pangkalan udara AS di Kuwait, sebagai balasan atas serangan AS di dekat Bandara Bandar Abbas Drone Shahid Iran (Foto: Bloomberg)

Jakarta, Jurnas.com - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan telah menargetkan pangkalan udara AS di Kuwait, sebagai balasan atas serangan udara yang dilancarkan Washington di dekat Bandara Bandar Abbas, Iran selatan.

Menurut kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, IRGC mengatakan serangan balasan itu terjadi pada pukul 04.50 pagi waktu setempat (08.20 WIB), beberapa jam setelah apa yang mereka sebut sebagai serangan AS di titik dekat bandara kota pelabuhan, menggunakan proyektil udara.

"Tanggapan ini adalah peringatan serius agar musuh tahu bahwa agresi tidak akan dibiarkan begitu saja, dan jika diulangi, respons kami akan lebih tegas," kata IRGC, Kamis (27/5).

Baca juga :
Uni Eropa Sebut Selat Hormuz Berada Dalam Situasi antara Perang dan Damai

Sejauh ini, belum diperoleh tanggapan langsung dari pihak militer AS.

Sebelumnya, seorang pejabat AS mengatakan kepada Anadolu bahwa pasukan AS menembak jatuh empat drone Iran yang menimbulkan ancaman di dekat Selat Hormuz serta menyerang stasiun kendali darat Iran di Bandar Abbas yang sedang bersiap untuk meluncurkan drone kelima.

Baca juga :
IRGC: 23 Kapal Lintasi Selat Hormuz dalam 24 Jam Terakhir

"Tindakan-tindakan ini terukur, murni defensif, dan dimaksudkan untuk mempertahankan gencatan senjata," kata pejabat yang meminta namanya dirahasiakan.

Serangan terbaru ini terjadi setelah Komando Pusat AS (CENTCOM) awal pekan ini mengkonfirmasi serangkaian serangan sebelumnya di Iran selatan yang menargetkan lokasi peluncuran rudal dan kapal-kapal Iran yang diduga mencoba memasang ranjau.

Baca juga :
AS Sanksi Otoritas Iran yang Kendalikan Selat Hormuz

Iran mengutuk serangan tersebut sebagai "pelanggaran berat terhadap gencatan senjata.”

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengaku “tidak puas” dengan perkembangan negosiasi untuk mengakhiri perang Washington dan Teheran.

Ketegangan di Timur Tengah memuncak pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap Iran, yang mendorong Teheran untuk membalas dengan rentetan drone dan rudal yang menghantam target di seluruh kawasan serta menutup Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang bersifat lebih permanen.

Trump kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu sambil tetap memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar menuju atau dari pelabuhan Iran melalui Selat Hormuz.

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Perang Iran Serangan Balasan IRGC Iran Pangkalan Udara Kuwait

Terkini | Minggu, 02/08/2026 18:24 WIB

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

News

Menteri LH Ajak Walhi Galakkan Tobat Ekologis Demi Keberlanjutan Ekonomi

News

69.500 Migran Tinggalkan Ceuta, Spanyol Perketat Perbatasan dengan Maroko

News

Lawan Konten Menyesatkan, Content Creator Dibekali Ilmu Jurnalistik

News

Pesawat Wisata Kecil Jatuh dan Terbakar, 13 Orang Tewas

News

Pameran Kampus Taiwan, Belasan Ribu Pelajar RI Berburu Beasiswa

Gaya Hidup

Hampir 400 Tahun Setelah Karam, Kapal Batavia Masih Menyimpan Kisah Baru

Humanika

Bolehkah Mengadakan Doa Syukuran untuk Rumah Baru?

News

BNPB Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca Siang-Malam Atasi Karhutla Kalteng

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777