https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius

Agus Mughni | Minggu, 02/08/2026 18:05 WIB



Korea Selatan mencatat hari terpanas dalam sejarah modern setelah suhu udara mencapai 42,5 derajat Celsius pada Minggu (2/8) ilustrasi suhu panas (Foto: UPI.com)

Jakarta, Jurnas.com - Korea Selatan mencatat hari terpanas dalam sejarah modern setelah suhu udara mencapai 42,5 derajat Celsius pada Minggu (2/8). Angka tersebut menjadi rekor suhu tertinggi sejak pengamatan cuaca modern dimulai di Semenanjung Korea pada 1904.

Badan Meteorologi Korea (Korea Meteorological Administration/KMA) mencatat suhu ekstrem itu terjadi di Yangsan, kota di bagian tenggara yang berjarak sekitar 310 kilometer dari Seoul. Rekor baru ini memecahkan seluruh catatan suhu sebelumnya dan menandai semakin parahnya gelombang panas yang melanda negara tersebut.

Dikutip dari Anadolu, Yangsan telah mengalami suhu di atas 40 derajat Celsius selama lima hari berturut-turut, memicu kekhawatiran bahwa temperatur masih berpotensi menembus 43 derajat Celsius apabila kondisi cuaca ekstrem terus berlanjut.

Tak hanya Yangsan, kota Gyeongju juga mencatat suhu hingga 40,2 derajat Celsius. Ini menjadi pertama kalinya suhu di kota tersebut melampaui 40 derajat Celsius sepanjang tahun ini.

Gelombang panas yang terus meningkat membuat pemerintah Korea Selatan meningkatkan status tanggap darurat. Pemerintah mengaktifkan Operasi Darurat Level 2 melalui pusat penanggulangan bencana nasional guna memperkuat koordinasi penanganan cuaca ekstrem.

Perdana Menteri Han Seong-sook menginstruksikan seluruh kementerian dan pemerintah daerah untuk memperketat pengawasan terhadap kelompok masyarakat yang paling rentan terdampak suhu tinggi, termasuk lansia, anak-anak, pekerja luar ruangan, dan warga dengan kondisi kesehatan tertentu.

Selain perlindungan terhadap masyarakat, pemerintah juga diminta memastikan pasokan listrik dan air tetap stabil di tengah meningkatnya kebutuhan akibat penggunaan pendingin ruangan yang melonjak selama gelombang panas.

Fenomena suhu ekstrem ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah tren peningkatan cuaca panas di berbagai belahan dunia. Para ilmuwan telah lama mengingatkan bahwa gelombang panas diperkirakan akan semakin sering terjadi, berlangsung lebih lama, dan mencapai intensitas yang lebih tinggi seiring perubahan iklim global.

Rekor terbaru di Korea Selatan menambah daftar negara yang mengalami suhu ekstrem dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menjadi pengingat bahwa cuaca panas kini bukan lagi fenomena sesaat, melainkan tantangan yang semakin nyata bagi kesehatan masyarakat, ketahanan energi, dan kesiapsiagaan pemerintah. (*)

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Korea Selatan Suhu Terpanas Cuaca Panas Ekstrem Suhu Ekstrem

Terkini | Minggu, 02/08/2026 19:28 WIB

Gaya Hidup

Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

News

Menteri LH Ajak Walhi Galakkan Tobat Ekologis Demi Keberlanjutan Ekonomi

News

69.500 Migran Tinggalkan Ceuta, Spanyol Perketat Perbatasan dengan Maroko

News

Lawan Konten Menyesatkan, Content Creator Dibekali Ilmu Jurnalistik

News

Pesawat Wisata Kecil Jatuh dan Terbakar, 13 Orang Tewas

News

Pameran Kampus Taiwan, Belasan Ribu Pelajar RI Berburu Beasiswa

Gaya Hidup

Hampir 400 Tahun Setelah Karam, Kapal Batavia Masih Menyimpan Kisah Baru

Humanika

Bolehkah Mengadakan Doa Syukuran untuk Rumah Baru?

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777