https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Agus Mughni | Minggu, 02/08/2026 15:15 WIB



Wamenkomdigi Nezar Patria (Foto: Komdigi)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI Nezar Patria menyampaikan bahwa Indonesia dan India membuka babak baru kemitraan di sektor digital melalui riset serta pengembangan teknologi hingga kecerdasan buatan (AI).

Wamen Komdigi Nezar mengatakan, hubungan kedua negara yang terjalin sejak era jalur rempah berabad-abad lalu kini memiliki peluang untuk dikembangkan melalui kolaborasi riset, pengembangan talenta dan infrastruktur digital serta inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Karena India dan Indonesia bukanlah pesaing yang mengejar jalur sempit yang sama di bidang AI. Kita saling melengkapi," ujar Nezar dalam keterangan tertulis Komdigi dikutip Minggu (2/8/2026).

Baca juga :
Komdigi Selaraskan Sertifikat dan Tanda Tangan Digital Standar Global

Nezar juga mengatakan hal tersebut dalam acara An Overview of the AI Roadmap of Indonesia di Jakarta Selatan, Jumat (31/8).

Wamen Nezar menyatakan India sebagai mitra alami yang berpengalaman membangun infrastruktur publik digital. Sementara itu, Indonesia memiliki bonus demografi serta sumber daya strategis untuk memperluas potensi pemanfaatan AI.

Baca juga :
Komdigi: Talenta Digital Penentu Posisi RI di Persaingan Teknologi Digital

Lebih lanjut Wamen Nezar mengatakan regulasi Peta Jalan AI Indonesia menjadi pijakan untuk membawa kemitraan kedua negara ke tahap implementasi yang lebih konkret. Menurutnya, Indonesia tidak ingin hanya menjadi pasar bagi teknologi AI global.

Pemerintah mendorong penguatan perangkat lunak, komputasi, pusat data, dan talenta digital agar Indonesia mampu mengambil peran lebih besar dalam pengembangan AI.

Baca juga :
Wamen Komdigi: Tiga dari Lima Anak Palsukan Usia untuk Akses Media Sosial

"Selama ini, persaingan global untuk AI telah memperlakukan negara-negara seperti Indonesia sebagai pasar. Tempat untuk menjual produk AI, bukan tempat di mana AI dibangun. Saya ingin menolak kerangka berpikir tersebut malam ini, dengan hormat namun tegas," tegas Wamen Nezar.

Ia menambahkan Indonesia memiliki modal kuat untuk membangun ekosistem AI, mulai dari cadangan nikel dan mineral kritis, populasi muda dalam jumlah besar, hingga posisi strategis di persimpangan Indo-Pasifik.

Momentum penguatan kemitraan kedua negara semakin terbuka setelah kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia yang menghasilkan 16 perjanjian baru.

Kedua negara juga berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi digital, termasuk integrasi sistem pembayaran digital dan pengembangan Indonesia Open Network sebagai fondasi kolaborasi AI.

Sebagai tindak lanjut, Wamen Nezar mendorong kolaborasi yang lebih erat melalui pertukaran peneliti AI, pengembangan startup, serta peningkatan investasi riset dan pengembangan perusahaan teknologi India di Indonesia.

"Saya mengajak Indcham untuk membantu kami mengidentifikasi perusahaan-perusahaan India, mulai dari pemimpin layanan TI hingga perusahaan rintisan berbasis AI, yang siap membangun kehadiran riset dan pengembangan yang nyata di Indonesia, bukan hanya kantor penjualan," ujar Wamen Nezar.


Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Wamen Komdigi Nezar Patria Indonesia dan India Kemitraan Digital

Terkini | Minggu, 02/08/2026 16:13 WIB

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

News

Menteri LH Ajak Walhi Galakkan Tobat Ekologis Demi Keberlanjutan Ekonomi

News

69.500 Migran Tinggalkan Ceuta, Spanyol Perketat Perbatasan dengan Maroko

News

Lawan Konten Menyesatkan, Content Creator Dibekali Ilmu Jurnalistik

News

Pesawat Wisata Kecil Jatuh dan Terbakar, 13 Orang Tewas

News

Pameran Kampus Taiwan, Belasan Ribu Pelajar RI Berburu Beasiswa

Gaya Hidup

Hampir 400 Tahun Setelah Karam, Kapal Batavia Masih Menyimpan Kisah Baru

Humanika

Bolehkah Mengadakan Doa Syukuran untuk Rumah Baru?

News

BNPB Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca Siang-Malam Atasi Karhutla Kalteng

Olahraga

Muluskan Transfer Guimaraes, Arsenal Sepakat Lepas Norgaard ke Everton

Humanika

Bacaan Doa Tawasul untuk Orang yang Sudah Wafat

News

Harga Bawang Merah Tembus Rp40.450 per Kg, Telur Ayam Rp29.650

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777