https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

AS-Iran Baku Tembak Lagi, Bantah Gencatan Senjata Berakhir

Mutiul Alim | Selasa, 05/05/2026 22:35 WIB



AS membantah gencatan senjata atas Iran belum berakhir, meskipun baru saja terjadi baku tembak sengit antara kedua pasukan di Selat Hormuz Ilustrasi - Selat Hormuz (Foto: REUTERS)

Washintong, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) membantah gencatan senjata atas Iran belum berakhir, meskipun baru saja terjadi baku tembak sengit antara kedua pasukan di Selat Hormuz, ketika Washington meluncurkan operasi militer untuk membuka kembali jalur pelayaran global yang terblokade.

Melalui kampanye `Project Freedom`, militer AS melaporkan telah menghancurkan enam kapal cepat, rudal penjelajah, dan pesawat nirawak (drone) milik Iran.

Langkah agresif ini diambil Presiden Donald Trump untuk mengawal ratusan kapal tanker yang terdampar di tengah blokade Iran yang telah berlangsung sejak akhir Februari.

Baca juga :
Iran Bantah Serang UEA, Sebut AS Dalang Operasi False Flag

“Kami tidak mencari peperangan. Saat ini gencatan senjata masih bertahan, tetapi kami akan mengawasinya dengan sangat, sangat ketat,” ujar Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dikutip dari Reuters pada Selasa (5/5).

Iran membalas operasi AS dengan menembakkan rudal ke kapal-kapal perang Amerika dan menyerang wilayah Uni Emirat Arab (UEA) menggunakan rudal dan drone. Serangan tersebut menyebabkan kebakaran besar di pelabuhan minyak Fujairah, sebuah fasilitas vital bagi UEA untuk menghindari blokade Selat Hormuz.

Baca juga :
MBS Kutuk Serangan ke UEA, Tegaskan Dukungan bagi Stabilitas Kawasan

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, menuduh AS telah melanggar gencatan senjata dan membahayakan pasokan energi serta pupuk dunia. “Kami tahu betul bahwa kelanjutan situasi saat ini tidak tertahankan bagi Amerika Serikat, sementara kami (Iran) bahkan belum memulainya,” kata Qalibaf.

Di tengah ketegangan militer, jalur diplomasi tetap diupayakan. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, menyatakan bahwa pembicaraan damai dengan mediasi Pakistan terus mengalami kemajuan.

Baca juga :
UEA Tangkis Serangan Rudal dari Iran, Fasilitas Minyak di Fujairah Terbakar

Araqchi dijadwalkan tiba di Beijing pada Selasa ini untuk melakukan pembicaraan dengan pemerintah Tiongkok guna mencari solusi non-militer atas krisis yang telah mengguncang harga komoditas global ini.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Blokade Selat Hormuz Perang AS vs Iran Konflik Timur Tengah

Terkini | Rabu, 06/05/2026 00:03 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777