https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Misteri Virus di Kapal Pesiar: 3 Tewas, WHO Soroti Dugaan Hantavirus

Agus Mughni | Selasa, 05/05/2026 13:05 WIB



Kasus kematian misterius di kapal pesiar di Samudra Atlantik memicu perhatian dunia Hantavirus, virus langka yang umumnya ditularkan dari hewan pengerat ke manusia (Foto: Live Science)

Jakarta, Jurnas.com - Kasus kematian misterius di kapal pesiar di Samudra Atlantik memicu perhatian dunia. Sedikitnya tiga orang dilaporkan meninggal dan tiga lainnya jatuh sakit, dengan dugaan kuat terkait infeksi hantavirus, yakni virus langka yang umumnya ditularkan dari hewan pengerat ke manusia.

Dalam pernyataan World Health Organization (WHO) pada 3 Mei dikutip Live Science, terdapat satu kasus terkonfirmasi dan lima kasus suspek infeksi hantavirus di antara penumpang kapal.

Dari enam orang tersebut, tiga meninggal dunia dan satu lainnya masih menjalani perawatan intensif.

Baca juga :
Wabah Hantavirus Melanda Kapal Pesiar Atlantik, Tiga Orang Tewas

Kapal yang terlibat adalah MV Hondius yang dioperasikan oleh Oceanwide Expeditions. Kapal ini berangkat dari Ushuaia, Argentina, sekitar tiga minggu sebelum kasus mencuat dan sempat singgah di sejumlah wilayah, termasuk Antarktika, Kepulauan Falkland, hingga Afrika Barat.

Kasus pertama terjadi pada 11 April ketika seorang penumpang meninggal di atas kapal, namun penyebabnya belum diketahui. Istrinya yang kemudian dipulangkan juga jatuh sakit dan meninggal dalam perjalanan ke Belanda, meski keduanya belum dipastikan terkait hantavirus.

Baca juga :
Lima Hal Penting Sebelum Naik Kapal Pesiar

Pada 27 April, penumpang lain asal Inggris jatuh sakit dan dievakuasi ke Afrika Selatan. Hasil laboratorium memastikan ia terinfeksi hantavirus dan kini dalam kondisi kritis namun stabil. Kasus lain menyusul pada 2 Mei, dengan satu kematian tambahan dan dua awak kapal mengalami gejala pernapasan.

“Penyelidikan rinci masih berlangsung, termasuk uji laboratorium lanjutan dan investigasi epidemiologi,” tulis WHO dikutip dari Live Science. Organisasi tersebut juga menegaskan bahwa perawatan medis terus diberikan kepada penumpang dan kru.

Baca juga :
Ditinggal Kapal Pesiar, Penumpang Lintasi 7 Negara Kejar Norwegian Cruise Line

Lantas, apa itu hantavirus? Bagaimana dampaknya? Bagaimana risikonya, memicu risiko penyakit apa saja?

Hantavirus adalah kelompok virus yang biasanya dibawa oleh hewan pengerat. Penularan ke manusia terjadi melalui paparan urin, kotoran, atau air liur hewan yang terinfeksi, dan sangat jarang melalui gigitan.

Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang menyerang paru-paru dan memiliki tingkat kematian sekitar 38%. Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang menyerang ginjal dengan tingkat kematian 1–15%.

Gejala awal meliputi demam, menggigil, dan kelelahan, yang dapat berkembang menjadi gangguan organ serius.

Apakah bisa menular antar manusia? Sebagian besar hantavirus tidak menular antar manusia. Namun, satu jenis yakni Andes virus—yang ditemukan di Amerika Selatan—memiliki bukti penularan antarmanusia, meski kasusnya sangat jarang.

Ahli penyakit menular Luis Escobar menjelaskan bahwa hingga kini penularan hantavirus diyakini hampir sepenuhnya berasal dari hewan pengerat ke manusia. Ia menambahkan, jika ditemukan jenis lain yang bisa menular antarmanusia, hal itu akan mengubah pemahaman ilmiah secara signifikan.

Meski kasus ini terdengar mengkhawatirkan, WHO menilai risiko bagi masyarakat umum masih rendah. Pejabat WHO Maria Van Kerkhove menyatakan, “Berdasarkan informasi saat ini dan pengalaman dari wabah sebelumnya, risiko keseluruhan bagi publik tergolong rendah.”

Namun demikian, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan sumber infeksi dan kemungkinan pola penularannya.

Saat ini terdapat 149 orang di atas kapal, dan otoritas kesehatan setempat telah melakukan pemeriksaan langsung. Dua pasien yang sakit direncanakan akan dievakuasi ke Belanda untuk penanganan lebih lanjut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa penyakit zoonosis, penyakit dari hewan ke manusia, masih menjadi ancaman global, terutama dalam perjalanan internasional dengan mobilitas tinggi. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kapal Pesiar World Health Organization Infeksi Hantavirus

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777