https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hingga Maret 2026, Neraca Perdagangan Surplus USD5,55 Miliar

Untung Subagja | Senin, 04/05/2026 19:05 WIB



Indonesia cetak rekor dengan surplus selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020 Illustrasi, kegiatan perdagangan internasional (ekspor-impor). (Foto istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - Hingga Maret 2026, Neraca Perdagangan nasional surplus sebesar USD5,55 miliar. Indonesia cetak rekor dengan surplus selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan, surplus tersebut didorong oleh kuatnya kinerja perdagangan komoditas nonmigas.

“Hingga Maret 2026, neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus sebesar USD5,55 miliar. Surplus sepanjang periode Januari–Maret 2026 ditopang oleh surplus komoditas nonmigas sebesar USD10,63 miliar, sementara komoditas migas masih mengalami defisit USD5,08 miliar,” ungkap Ateng di Jakarta, Senin (4/5/2026).

Baca juga :
Jejak Dinosaurus Raksasa Berusia 120 Juta Tahun Kembali Ditemukan di Asia

Total nilai ekspor kumulatif pada kuartal I 2026 mencapai USD66,85 miliar, tumbuh 0,34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sektor industri pengolahan menjadi tulang punggung dengan kenaikan nilai sebesar 3,96 persen menjadi USD54,98 miliar.

Tiga negara mitra utama tujuan ekspor nonmigas Indonesia adalah China dengan nilai USD16,50 miliar (25,94 persen), didominasi komoditas besi, baja, dan nikel; Amerika Serikat sebesar USD7,29 miliar (11,46 persen), terutama dari ekspor mesin elektrik, alas kaki, dan pakaian; serta India sebesar USD4,50 miliar (7,08 persen).

Baca juga :
Kesejahteraan Guru Timpang, Legislator PKB Usul Hapus PPPK Paruh Waktu

Secara keseluruhan, kontribusi ketiga negara tersebut mencapai 44,48 persen dari total ekspor nonmigas nasional.

Di sisi lain, nilai impor kumulatif Indonesia hingga Maret 2026 mencapai USD61,30 miliar atau meningkat 10,05 persen secara tahunan.

Baca juga :
Nadiem Hadiri Sidang Meski Sakit, Minta Diizinkan Daring dan Tahanan Kota

Impor nonmigas naik 12,16 persen menjadi USD52,97 miliar, sementara impor migas turun tipis 1,72 persen menjadi USD8,33 miliar.

Adapun China tetap menjadi negara asal impor nonmigas terbesar bagi Indonesia dengan kontribusi mencapai 41,56 persen atau senilai USD22,02 miliar.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Neraca Perdagangan Maret 2026 Badan Pusat Statistik

Terkini | Senin, 04/05/2026 21:11 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777