https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kemendes PDT n BNI Sepakati Kerja Sama Tuntaskan Masalah Kemiskinan di Desa

Agus Mughni | Jum'at, 09/01/2026 16:45 WIB



Mendes Yandri meminta kesiapan BNI dan setiap jaringannya di berbagai daerah untuk dapat aktif melakukan pemberdayaan dan pendampingan secara masif, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kiri) saat melakukan audiensi dengan Direksi Bank BNI di Graha BNI, Jakarta Pusat, Jumat (Foto: Humas Kemendes PDT)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyepakati kerja sama yang lebih konkret bersama Bank Negara Indonesia (BNI), khususnya dalam menuntaskan masalah-masalah kemiskinan di desa.

Karenanya, Mendes Yandri meminta kesiapan BNI dan setiap jaringannya di berbagai daerah untuk dapat aktif melakukan pemberdayaan dan pendampingan secara masif, khususnya kepada desa dan daerah tertinggal yang membutuhkan.

"Seperti yang kita ketahui, bahwa Bapak Presiden Prabowo punya perhatian serius terhadap kemajuan desa. Karenanya dalam Asta Cita ke-6 Bapak Presiden Prabowo itu Desa secara tegas disebutkan," jelas mantan Wakil Ketua MPR RI itu saat melakukan audiensi dengan Direksi Bank BNI di Graha BNI, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2026).

Baca juga :
Mendes Sebut Program Tekad Terbukti Dirasakan Manfaatnya oleh Warga Desa

"Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Oleh karena itu kita perlu kolaborasi, apalagi mitra kami selama ini BNI 46," tambahnya.

Mendes Yandri berharap, kerja sama itu dapat fokus pada pendampingan Bank BNI dalam membantu menutup kesenjangan pengetahuan literasi keuangan, khususnya pada para pengelola BUM Des maupun Desa Wisata.

Baca juga :
Kemendes Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka

Sebab, banyak pemilik BUM Des ataupun Desa Wisata yang ahli dalam produk atau layanan mereka, tetapi kurang memahami aspek keuangan seperti pembukuan yang tepat, pengelolaan arus kas, dan penyusunan laporan keuangan.

Bahkan mereka sering kesulitan mendapatkan pinjaman karena manajemen keuangan yang buruk atau ketiadaan catatan keuangan yang formal. Dengan pendampingan ini, diharapkan BUM Des dan Desa Wisata dapat menyusun proposal bisnis dan laporan keuangan yang memenuhi standar perbankan, sehingga meningkatkan kelayakan kredit mereka.

Baca juga :
Kunjungi NTT, Mendes Yandri Ajak Kembangkan Desa Wisata dan Desa Tematik

"Makanya Asta Cita ke-6 itu kita terjemahkan dalam 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia. Ada BUM Des, ada Desa Tematik, Desa Wosata. Mungkin itu yang perlu kita kerja samakan. Mungkin ada BUM Des yang ingin maju, tapi kesulitan dari sisi manajerial bisnis dan keuangannya," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Bank BNI Alexandra Askandar menyatakan siap dan berkomitmen untuk memberikan dukungan bagi pemberdayaan dan pendampingan desa dalam mengatasi masalah kemiskinan.

"Kami selama ini Pak, dari sebelumnya dan tentunya dengan program-program ini yang terus digaungkan. Kita siap dan proaktif mensuport. Dan kami siap, nantinya apa saja yang mungkin perlu dukungan tambahan dari BNI," pungkasnya.

Hadir mendampingi Mendes Yandri dalam kegiatan ini; Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, Dirjen PEID Tabrani, Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Kepala BPI Mulyadin Malik, Kepala BPSDM Agustomi Masik, serta Staf Ahli Menteri Sugito.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kemendes PDT Bank Negara Indonesia Penuntasan Masalah Kemiskinan Yandri Susanto

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777