https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ini Cara Merawat Rambut Rontok saat Menopause

Vaza Diva | Selasa, 16/12/2025 14:30 WIB



Rambut rontok menjadi salah satu keluhan yang kerap dialami perempuan saat memasuki masa menopause. Ilustrasi - seorang perempuan rambutnya rontok (Foto: Merdeka.com)

Jakarta, Jurnas.com - Rambut rontok menjadi salah satu keluhan yang kerap dialami perempuan saat memasuki masa menopause.

Perubahan hormon yang terjadi secara alami pada fase ini tidak hanya memengaruhi kondisi fisik dan emosional, tetapi juga berdampak pada kesehatan rambut. Memahami penyebab rambut rontok saat menopause penting agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat.

Memasuki masa menopause, tubuh perempuan mengalami penurunan hormon estrogen dan progesteron. Kedua hormon ini berperan penting dalam menjaga fase pertumbuhan rambut.

Baca juga :
6 Tips Ampuh Cegah Sembelit saat Bepergian Jauh

Ketika kadarnya menurun, siklus rambut menjadi lebih pendek dan fase rontok berlangsung lebih lama. Akibatnya, rambut lebih mudah menipis dan rontok, terutama di bagian atas kepala dan sekitar pelipis.

Selain faktor hormonal, penuaan alami turut memengaruhi kekuatan rambut. Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh dalam memproduksi protein keratin dan melanin berkurang. Kondisi ini membuat rambut menjadi lebih rapuh, kering, dan mudah patah. Pertumbuhan rambut baru pun cenderung lebih lambat dibandingkan saat usia muda.

Baca juga :
Selain Mudah Sakit, Ini 6 Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin C

Stres fisik dan emosional yang kerap menyertai menopause juga dapat memperparah kerontokan rambut. Gangguan tidur, perubahan suasana hati, serta kecemasan dapat memicu kondisi yang disebut telogen effluvium, yaitu keadaan ketika rambut lebih cepat memasuki fase rontok akibat tekanan pada tubuh. Jika tidak dikelola dengan baik, stres berkepanjangan dapat memperburuk kondisi rambut.

Faktor nutrisi turut memainkan peran penting. Kekurangan zat besi, protein, vitamin D, dan vitamin B kompleks dapat memperlemah akar rambut dan menghambat pertumbuhan rambut baru.

Baca juga :
Deretan Menu Makan Malam yang Baik untuk Menjaga Kolesterol

Pada masa menopause, penyerapan nutrisi dalam tubuh bisa menurun, sehingga kebutuhan gizi harus diperhatikan lebih serius untuk menjaga kesehatan rambut.

Cara mengatasi rambut rontok saat menopause dapat dimulai dengan menjaga keseimbangan hormon melalui pola hidup sehat. Konsumsi makanan bergizi seimbang, kaya protein, sayuran hijau, buah-buahan, serta lemak sehat dapat membantu memperkuat rambut dari dalam. Paparan sinar matahari pagi secara cukup juga bermanfaat untuk meningkatkan kadar vitamin D.

Perawatan rambut yang lembut menjadi langkah penting berikutnya. Menghindari penggunaan alat penata rambut bersuhu tinggi, membatasi penggunaan bahan kimia keras, serta memilih sampo dan kondisioner yang sesuai dengan kondisi rambut dapat mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut. Pijat kulit kepala secara rutin juga dapat membantu melancarkan peredaran darah dan merangsang pertumbuhan rambut.

Selain itu, mengelola stres melalui olahraga ringan, meditasi, atau aktivitas relaksasi dapat membantu menekan kerontokan rambut yang dipicu faktor psikologis.

Jika kerontokan berlangsung parah dan berkepanjangan, konsultasi dengan tenaga medis atau dokter spesialis kulit dapat menjadi langkah tepat untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Rambut rontok saat menopause memang merupakan kondisi yang umum terjadi, namun bukan berarti tidak dapat diatasi. Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan langkah perawatan yang tepat, perempuan tetap dapat menjaga kesehatan rambut dan kepercayaan diri di masa menopause.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

tips kesehatan rambut rontok keluhan perempuan masa menopause

Terkini | Senin, 19/01/2026 08:17 WIB

Gaya Hidup

Ilmuwan Coba Pecahkan Misteri saat Sakaratul Maut, Ini yang Ditemukan

News

Wamentrans Dorong Nanas Jadi Komoditas Unggulan dari Kawasan Transmigrasi

Gaya Hidup

Mengenal Stellata, Tanaman Unik "Pencuri" Gen dari Spesies Lain

Gaya Hidup

Hutan Menyusut, Nyamuk Hutan Beralih Mengisap Darah Manusia

Gaya Hidup

Segera Lakukan Ini Bila Anak Sakit Tidak Mau Makan

Gaya Hidup

Mandi Air Dingin vs Air Hangat, Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?

Humanika

Merengkuh Keutamaan Sepertiga Malam Lewat Amalan Sunnah

Gaya Hidup

Terapi Air Dingin Lagi Tren, Ini Temuan Ilmiah soal Manfaat dan Risikonya

Humanika

Lima Keistimewaan Bulan Rajab Dalam Pandangan Islam

Humanika

Inilah Bedanya Kiamat Kubra dan Kiamat Sugra, Catat

Gaya Hidup

Kesalahan Pola Makan saat Diare yang Sering Dianggap Sepele

Gaya Hidup

Panduan Menu Protein Selama Seminggu untuk Jaga Massa Otot

Gaya Hidup

Hutan Menyusut, Nyamuk Lebih Sering Menggigit Manusia Dibanding Satwa Liar

Gaya Hidup

Ini Organ yang Terdampak jika Kamu Malas Minum Air Putih

Gaya Hidup

Pekerja Kantoran Wajib Tahu! Duduk Terlalu Lama Rusak Metabolisme

Gaya Hidup

Kenapa Kekurangan Vitamin D Bikin Tubuh Rentan Sakit? Ini Kata Sains

Gaya Hidup

5 Wisata Alam di TN Bantimurung Bulusaraung Sulsel yang Wajib Dikunjungi

Gaya Hidup

Hobi Minuman Manis dan Kopi Kekinian? Waspada Masalah Ginjal!

Terpopuler

Jum'at, 16/01/2026 07:07 WIB
Humanika

Mengapa Isra Mikraj Jadi Hari Libur Nasional di Indonesia?

Sabtu, 17/01/2026 22:27 WIB
Gaya Hidup

Sisi Gelap Zodiak Capricorn yang Jarang Dibahas

Minggu, 18/01/2026 08:08 WIB
Gaya Hidup

Alasan Capricorn Dikenal sebagai Zodiak Pekerja Keras

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777