https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

RI-Saudi Sepakati Kuota Haji Indonesia 2026, 221 Ribu Jemaah

Mutiul Alim | Selasa, 11/11/2025 18:31 WIB



Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi menyepakati jumlah kuota jemaah haji Indonesia untuk penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M mendatang. Menteri Haji dan Umrah, Gus Irfan (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi menyepakati jumlah kuota jemaah haji Indonesia untuk penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M mendatang.

Dalam penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Haji dan Umrah Indonesia dengan Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Indonesia mendapatkan kuota 221.000 jemaah.

"Alhamdulillah hari ini untuk kesekian kalinya kami, tim dari Kemenhaj bersama Kantor Urusan Haji Indonesia di Jeddah, kembali bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi," kata Menteri Haji dan Umrah RI Gus Irfan dalam keterangan pers pada Selasa (11/11).

Baca juga :
100.268 Jemaah Haji Indonesia Selesaikan Dam, 26 Persen di Tanah Air

"Kami berdiskusi banyak tentang persiapan penyelenggaraan haji, dan lebih menekankan tentang istitho’ah kesehatan bagi jemaah haji Indonesia, tentang dam, dan terakhir ditutup dengan penandatanganan kesepakatan, di mana kita pada tahun ini mendapatkan kuota sebanyak 221.000 jemaah, semuanya datang melalui Jeddah dan Madinah," dia menambahkan.

Gus Irfan mengatakan bahwa keberhasilan haji Indonesia menjadi cerminan kesuksesan penyelenggaraan haji secara keseluruhan bagi Kementerian Haji dan Umrah Saudi.

Baca juga :
DPR Ingin Pengawasan Haji Lintas Sektor Lebih Maksimal

"Begitu pun juga, jika ada tantangan, kedua pihak berkomitmen untuk saling mendukung demi keberhasilan penyelenggaraan haji Indonesia dan kesuksesan haji 2026," ujar dia.

Dalam pertemuan ini, pemerintah Arab Saudi juga menekankan pentingnya kelayakan kesehatan calon jemaah sebagai syarat mutlak keberangkatan. Pemerintah Indonesia akan memperketat proses pemeriksaan dan memastikan seluruh calon jemaah memenuhi standar kesehatan.

Baca juga :
Apa Penyebab Dam saat Haji dan Cara Membayarnya?

Selain itu, kedua pihak sepakat agar pembayaran Dam di Arab Saudi dilakukan secara resmi melalui lembaga Adahi dan platform Nusuk Masar untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.

Adapun terkait data, kedua negara menegaskan pentingnya validitas dan integrasi data jemaah, meliputi kloter, penerbangan, hotel, dan transportasi guna memperlancar operasional haji. Sejumlah syarikah asal Saudi juga telah membuka kantor di Indonesia untuk memperkuat koordinasi.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

kuota haji menteri haji dan umrah gus irfan haji 2026

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Senin, 13/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Prediksi Starting XI Timnas Prancis vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777