https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Persahabatan dalam Islam dan Adab Menjaga Persaudaraan

Agus Mughni | Selasa, 04/11/2025 23:01 WIB



Adab persahabatan dalam Islam, dari cinta sesama hingga cinta Allah SWT Ilustrasi persahabatan (Foto: Unsplash/Green Liu)

Jakarta, Jurnas.com - Dalam Islam, persahabatan bukan sekadar hubungan sosial, tetapi dapat bernilai ibadah yang melahirkan cinta dan kasih sayang di antara sesama manusia. 

Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”( QS. Al-Hujurat: 10).

Ayat ini menunjukkan bahwa persahabatan sejati dibangun atas dasar keimanan, bukan karena kepentingan duniawi. Persaudaraan yang lahir dari hati yang tulus akan menumbuhkan kedamaian dan saling menuntun menuju ridha Allah SWT.

Baca juga :
Kriteria Sahabat Sejati Menurut Islam, Bukan Sekadar Teman di Waktu Senang

Rasulullah SAW menggambarkan pentingnya memilih teman yang baik melalui sabdanya: “Perumpamaan teman yang baik dan teman yang buruk adalah seperti penjual minyak wangi dan pandai besi...” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis ini mengajarkan bahwa sahabat baik akan menebarkan kebaikan hingga ketakwaan, sementara pertemanan dengan orang yang buruk akhlaknya bisa menyeret pada kebinasaan.

Islam menempatkan adab sebagai fondasi dalam setiap hubungan, termasuk persahabatan. Nabi Muhammad SAW bersabda: “Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya; ia tidak menzhaliminya, tidak membiarkannya (dalam kesulitan), tidak mendustakannya, dan tidak menghinanya.” (HR. Muslim).

Hadis ini mengingatkan bahwa sahabat sejati adalah yang hadir di kala suka dan duka, menjaga amanah, menutupi aib, dan memberi nasihat dengan penuh kasih sayang.

Rasulullah SAW juga menyampaikan bahwa salah satu golongan yang akan mendapat naungan Allah SWT di hari kiamat adalah mereka yang saling mencintai karena Allah SWT.

“Dua orang yang saling mencintai karena Allah, berkumpul dan berpisah karena-Nya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Inilah puncak dari persahabatan dalam Islam, hubungan yang tidak lekang oleh waktu, tidak pudar oleh jarak, dan akan berlanjut hingga ke surga.

Dalam kehidupan modern yang serba cepat, menjaga nilai adab dalam persahabatan menjadi tantangan tersendiri. Namun, Islam mengajarkan bahwa hubungan yang dilandasi keikhlasan dan ketakwaan akan melahirkan ketenangan dan keberkahan. (*)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Persahabatan dalam Islam Menjaga Persaudaraan Sahabat menurut Islam

Terpopuler

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Selasa, 16/06/2026 05:05 WIB
Gaya Hidup

16 Juni 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777