https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Jangan Usik Orang Lemah, Ancaman Besar Menanti di Balik Doa Mereka

Agus Mughni | Jum'at, 26/09/2025 21:15 WIB



Di balik kesederhanaan hidup mereka, tersimpan ketulusan dan kekuatan doa yang dijanjikan tak tertolak. Ilustrasi - Sedang berdoa (Foto: Pexels/Tanvir Khondokar)

Jakarta, Jurnas.com - Di tengah hingar-bingar pembangunan, ada kelompok yang kerap terpinggirkan — tidak hanya secara ekonomi, tetapi juga secara sosial dan spiritual. Mereka adalah para orang shalih, kaum dhuafa, dan orang miskin: golongan yang justru paling dimuliakan oleh agama, namun sering kali menjadi korban ketidakadilan dan kekerasan sosial.

Di balik kesederhanaan hidup mereka, tersimpan ketulusan dan kekuatan doa yang dijanjikan tak tertolak. Namun, kelompok ini justru sering menjadi korban ketidakadilan sosial, pengabaian struktural, bahkan kekerasan. Mereka bukan hanya tak dilibatkan dalam pembangunan, tetapi juga kerap digusur, dihina, dan diabaikan.

Fenomena ini bukan sekadar soal kebijakan atau angka statistik, tapi soal kemanusiaan yang perlahan terkikis. Ironisnya, para marbot, guru ngaji, janda miskin, hingga anak yatim, yang selama ini turut menjaga nilai-nilai moral di tengah masyarakat, justru menjadi korban pertama dari ketimpangan.

Baca juga :
4 Pertanyaan di Yaumul Hisab yang Wajib Diketahui Setiap Muslim

Islam sendiri secara tegas melarang tindakan merendahkan atau mengusir mereka yang tulus dalam ibadah. Dalam Al-Qur’an surah Al-An’am ayat 52, Allah berfirman, “Dan janganlah kamu mengusir orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan petang hari, sedang mereka menghendaki keridhaan-Nya...”

Ayat ini bukan hanya seruan moral, tapi peringatan bahwa menyakiti orang-orang saleh adalah tindakan yang dibenci oleh Allah. Jika disandingkan dengan realita hari ini, ayat ini terasa semakin relevan ketika kaum miskin dan orang beriman justru ditekan oleh kekuasaan dan kapital.

Baca juga :
Tujuh Peristiwa Bersejarah yang Terjadi di Bulan Zulhijjah

Lebih jauh, Rasulullah ﷺ mengingatkan bahwa siapa pun yang memusuhi orang-orang yang dekat dengan-Nya akan berhadapan langsung dengan ancaman perang dari Tuhan. Hadis riwayat Muslim menyebut, “Barang siapa memusuhi wali-Ku, maka Aku umumkan perang terhadapnya.”

Ini bukan ancaman biasa, melainkan peringatan spiritual yang seharusnya mengguncang kesadaran kita. Menyakiti orang shalih tidak hanya menyulut konflik sosial, tapi juga membuka pintu murka dari langit.

Baca juga :
Penembakkan Islamic Center San Diego, Lima Orang Tewas

Bukan hanya itu, Rasulullah ﷺ juga menegaskan kekuatan doa orang yang terzalimi, terutama dari golongan lemah. Dalam sabdanya, “Takutlah kalian terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dan Allah.”

Dengan kata lain, mempermainkan hidup orang miskin dan lemah bukan hanya bentuk ketidakadilan, tapi juga dapat mengundang azab yang tak kasat mata. Ketika doa mereka menembus langit, tidak ada kekuasaan di bumi yang bisa membendung akibatnya.

Islam bahkan mengaitkan kemanusiaan dengan keimanan, sebagaimana disebut dalam surah Al-Ma’un ayat 1-3. Allah menyebut orang yang mendustakan agama adalah mereka yang menghardik anak yatim dan tidak peduli pada nasib orang miskin.

Ini menjadi cermin bagi masyarakat modern yang kerap menjadikan harta dan status sebagai tolok ukur nilai seseorang. Padahal dalam pandangan ilahi, kemuliaan justru sering melekat pada mereka yang paling sederhana.

Sayangnya, negara dan masyarakat belum sepenuhnya hadir untuk melindungi mereka. Banyak kebijakan justru berpihak pada pemodal besar, sementara kaum miskin terus tersingkir tanpa perlindungan yang layak. (*)

Wallahu`alam

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kaum lemah Kaum dhuafa doa orang terzalimi Islam

Terkini | Kamis, 06/08/2026 16:43 WIB

News

Baleg DPR: Investor dan Penambang Wajib Kantongi Izin Masyarakat Adat

News

KPK Panggil Anggota DPRD Kaltim Sarkowi terkait Kasus Rita Widyasari

Gaya Hidup

Program Ini Dorong UKM untuk Hadirkan Sustainable yang Kreatif

News

KPK Sita Rp9,5 Miliar dari Pengembangan Suap Restitusi Pajak Banjarmasin

News

Rieke: Putusan Sela Kasus Vidi Jadi Koreksi Penting bagi Penegakan Hukum

Gaya Hidup

Penelitian Ungkap Minum Air Saat Makan Cenderung Makan Lebih Banyak

Gaya Hidup

Super El Nino Berpotensi Picu Perubahan Iklim Permanen: Kita Perlu Waspada

News

Dugaan Pelecehan Pasien BPJS oleh Oknum Nakes Harus Diusut Tuntas

News

Iran Ancam Serang Negara Teluk jika AS Lancarkan Serangan Baru

News

Ledia Hanifa: Sensus Ekonomi Fondasi Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran

News

Usai 10 Tahun, Bandara Deir Ezzor Suriah Beroperasi Kembali

News

Ketua Banggar DPR Dorong Penguatan Sektor Industri dan Pertanian

News

Kementerian PU Optimalkan Pembangunan Infrastruktur Dukung Program Presiden

News

Pasukan Israel Serbu Pengungsi Qalandia, Tangkap Puluhan Warga Palestina

News

800 Ribu Pengungsi Perang Lebanon Mulai Kembali ke Kampung Halaman

Humanika

Tidak Sempurna Iman Seseorang Jika Belum Memiliki Sikap Ini

News

Menkeu: Presiden Perintahkan Stimulus Antisipasi Dampak El Nino Disiapkan

News

Menaker: ASN Kemnaker Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777